Cara Unik Selangor Kurangi Angka Perceraian di Usia Muda

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Iilustrasi pernikahan lebih dari 20 tahun. Sumber: Getty Images/Westend61/mirror.co.uk

    Iilustrasi pernikahan lebih dari 20 tahun. Sumber: Getty Images/Westend61/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah negara bagian Selangor, Malaysia menyediakan insentif sebesar 300 ringgit atau setara Rp 1 juta bagi pasangan yang dapat mempertahankan pernikahan mereka.

    Uang itu diberikan kepada pasangan suami istri untuk mengikuti Program Insentif Generasi Muda Selangor atau iGems.

    Program ini fokus untuk memperkuat lembaga pernikahan dengan fokus pada manajemen keuangan, kebutuhan emosi, dan pengasuhan anak.

    Ketua Komisi Pembangunan Pemuda, Olah raga dan modal intelektual Selangor, Mohd Khairuddin Othman telah mengalokasikan dana sebesar 550,603 ringgit untuk program yang menarget pasangan suami istri berusia di bawah 40 tahun.

    Menurut Khairuddin, program ini dibuat untuk mengatasi tingginya angka perceraian di kalangan pasangan berusia antara 30 dan 40 tahun.

    "Kebanyakan pasangan bercerai di usia 5 tahun pernikahan," kata Khairuddin, sebagaimana dilaporkan Asia One, 22 November 2019.

    Ironisnya lagi, Selangor menyumbang angka perceraian tertinggi di Malaysia yakni 12,203 perceraian pada tahun 2017.

    Siapa yang boleh mengikuti program mempertahankan pernikahan ? Pertama, pasangan berusia antara 30 hingga 40 tahun, keduanya berasal dari Selangor, pernikahan mereka harus yang pertama kali, dan terbuka untuk semua suku dan agama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.