Usir Mahasiswa Tunanetra, Presiden Oxford Union Mundur

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ebenezer Azamati, 25 tahun, mahasiswa S3 dari Ghana yang menderita tuna netra. Sumber: CNN International.

    Ebenezer Azamati, 25 tahun, mahasiswa S3 dari Ghana yang menderita tuna netra. Sumber: CNN International.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Oxford Union, Brendan McGrath, mengundurkan diri pada Selasa, 20 November 2019. Keputusan itu diambilnya setelah beberapa pekan mendapat tekanan karena mengusir Ebenezer Azamati, 25 tahun, mahasiswa S3 dari Ghana dalam sebuah acara debat pada 17 Okober 2019. 

    Azamati adalah mahasiswa penyandang tunanetra.  

    Dikutip dari ndtv.com, Azamati tiba lebih awal dalam sebuah acara debat agar bisa mendapat tempat duduk di baris depan dari sebuah acara diskusi debat. Ketika dia masuk ke ruang setelah makan, Azamati dikonfrontasi oleh staf yang mengatakan padanya bahwa ruangan sudah penuh.

    Rekaman video memperlihatkan bagaimana Azamati berpegang pada tempat duduknya saat dua aparat keamanan yang dengan agresif berusaha memindahkannya dari tempat duduk tersebut. Dia lalu berpegang pada temannya sambil berkata ‘saya tidak akan pergi’. 

    “Bukankah dia punya hak untuk duduk di ruang ini seperti orang lain? Bukankah harusnya dia diberikan pertimbangan karena kekurangannya? Mengapa semua orang menganggap hal ini seolah tidak terjadi apa-apa,” tulis komunitas mahasiswa Universitas Oxford dari Afrika, yang melancarkan sebuah kampanye membela Azamati. 

    Oxford Union sudah berusia hampir dua abad. Ini adalah sebuah wadah independen sosial untuk berdebat, dimana sebagian besar anggotanya mahasiswa Universitas Oxford, Inggris.     

    Anggota Oxford Union yang menyaksikan kejadian pengusiran ini mengatakan pada surat kabar Oxford Student bahwa staf telah bersikap yang tidak seharusnya pada Azamati. Aparat keamanan dengan cepat dan tanpa pertimbangan kalau dia tidak bisa melihat, mengendalikan Azamati.

    Henry Hatwell, mahasiswa Universitas Oxford, mengatakan pada sebuah sidang sesi dengar akhir pekan lalu bahwa aparat keamanan telah menyeret Azamati dari ruangan diskusi dari mata kakinya. 

    Sebuah komplain yang masuk menyebut kalau Azamati telah melakukan penyalah gunaan. Tuduhan ini sebaliknya malah mendorong lebih dari 50 ribu orang menandatangani sebuah petisi yang menyerukan agar dilakukan sebuah permohonan maaf secara terbuka dan menuntut pengunduran diri McGrath sebagai presiden Oxford Union.       


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.