5 Fakta Menarik tentang Kunjungan Paus Fransiskus ke Thailand

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Fransiskus tiba di bandara militer Thailand di Don Muang, Bangkok, Rabu, 20 November 2019 . [VATICAN NEWS]

    Paus Fransiskus tiba di bandara militer Thailand di Don Muang, Bangkok, Rabu, 20 November 2019 . [VATICAN NEWS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus, 82 tahun, tiba di Bangkok hari ini, 20 November 2019. Pemimpin gereja Katolik sedunia ini dijadwalkan berkunjung ke Thailand selama 3 hari. 

    Ini 5 fakta menarik sehubungan kunjungan Paus Fransiskus ke negara mayoritas Budha itu.

    1. Paus Fransiskus akan bertemu dengan pemimpin tertinggi Budha, otoritas Thailand, dan seluruh uskup Katolik se Asia. Pertemuan seluruh uskup di Asia merupakan kesempatan langka bagi Paus Fransiskus untuk menyuarakan tantangan besar yang dihadapi Gereja Katolik di Asia dan bagaimana mengatasinya.

    2. Paus Fransiskus diharapkan akan mengangkat isu perdagangan manusia dan hubungan antar agama, kerja paksa dan perdagangan seksual dalam kunjungan ke 32 sejak terpilih sebagai paus. 

    3. Pemimpin 1,3 miliar umat Katolik ini akan mendorong komunitas Katolik yang populasinya sekitar 0.6 persen dari total jumlah penduduk Thailand, 69 juta jiwa untuk menyambut imigran dan menunjukkan toleransi kepada masyarakat dari agama yang berbeda.

    4. Paus Fransiskus akan berdoa di makam Nicholas Bunkerd Kitbamrung atau dikenal sebagai Benedikto Chunkim, yang menjadi martir pertama. Ia dibunuh dan jasadnya ditemukan di kamar mandi.

    Selain Kitbamrung yang tewas dibunuh tahun 1944, Paus juga akan berkunjung ke makam tujuh martir lainnya yang tewas dibunuh tahun 1940 saat pemerintah nasionalis Thailand memaksa seluruh penduduk Thailand menganut agama Budha.

    5. Paus Fransiskus didampingi penterjemah khusus yang tak lain sepupunya seorang biarawati bernama Ana Rosa Sivori yang menjalankan misinya di Thailand sejak tahun 1960.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.