Babi Hutan Acak-acak Kokain Pengedar Narkoba Senilai Rp 300 Juta

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor babi hutan mengambil  kantong sampah plastik yang berisikan sisa barbekyu di Aberdeen Country Park di Hong Kong, 27 Januari 2019. Pihak berwenang di pusat keuangan berpenduduk padat tersebut tengah mencari cara untuk meminimalisir perjumpaan antara manusia dan babi hutan. REUTERS/Jayson Albano

    Seekor babi hutan mengambil kantong sampah plastik yang berisikan sisa barbekyu di Aberdeen Country Park di Hong Kong, 27 Januari 2019. Pihak berwenang di pusat keuangan berpenduduk padat tersebut tengah mencari cara untuk meminimalisir perjumpaan antara manusia dan babi hutan. REUTERS/Jayson Albano

    TEMPO.CO, Jakarta - Babi hutan di Tuscany, Italia, mengendus dan menghancurkan tumpukan kokain senilai 17.000 poundsterling atau sekitar Rp 308 juta.

    Pengedar narkoba terpaksa menemukan kokain mereka yang tersembunyi, berserakan di lembah Valdichiana setelah digali dan sebagian dimakan oleh babi liar.

    Informasi ini diperoleh setelah para pengedar narkoba terdengar mengeluh tentang penemuan mereka oleh polisi yang mendengarkan percakapan telepon, menurut laporan Sky News, 17 November 2019.

    Geng narkoba, yang terdiri dari satu orang Italia dan tiga orang Albania, telah mengubur narkoba kelas A dalam toples dan diduga melakukan perdagangan sekitar dua kilo kokain setiap bulan ke kota-kota Arezzo dan Siena.

    Namun, toples itu tidak cukup untuk melindungi kokain dari moncong babi hutan.

    Panggilan telepon yang disadap mengarah ke penahanan para anggota, dengan dua dipenjara dan dua lainnya ditempatkan di bawah tahanan rumah, menurut Toscana Media News.

    Geng narkoba itu dikatakan telah beroperasi dari September 2018 hingga Maret 2019 dan menjuali kokain murni senilai 85 poundsterling atau sekitar Rp 1,5 juta per gram, lapor Il Tirreno.

    Investigasi polisi dimulai setelah seorang warga Albania berusia 21 tahun, yang diduga pedagang narkoba, dibunuh pada Mei tahun lalu.

    Para pengedar narkoba bukan satu-satunya orang yang disusahkan dengan serangan babi hutan di Italia. Para petani juga pernah protes di Roma awal bulan ini atas hewan-hewan yang menimbulkan kekacauan di tanah mereka dan menyebabkan kecelakaan mobil yang fatal.

    Menurut presiden asosiasi pertanian, Coldiretti Ettore Prandini, dua juta babi hutan diperkirakan berkeliaran di Italia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.