ASEAN-IPR Soroti Peran Perempuan Wujudkan Masyarakat Damai

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Acara ASEAN Women Interfaith Dialogue, Rabu, 13 Oktober 2019. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri

    Acara ASEAN Women Interfaith Dialogue, Rabu, 13 Oktober 2019. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI, Retno L.P. Marsudi, menyambut baik acara ASEAN Women Interfaith Dialogue yang diselenggarakan oleh ASEAN-Institute for Peace and Reconciliation (ASEAN-IPR) pada 12 – 13 November 2019. Menlu Retno berharap forum ini dapat memperkuat peran perempuan sebagai agen perdamaian, toleransi dan kesejahteraan.

    Menurut Retno, perempuan adalah inti dari upaya dialog antar agama yang memiliki peluang besar dalam mencapai masyarakat yang inklusif dan damai.

    “Sudah saatnya perempuan bekerja bersama membawa panji toleransi dan moderasi. Sudah saatnya bagi perempuan untuk menjadi agen perdamaian, toleransi, dan kemakmuran. Forum ini, ASEAN Women Interfaith Dialogue dapat dan harus menjadi platform untuk mewujudkan hal ini”, ujar Menlu Retno.

    Acara ASEAN Women Interfaith Dialogue, Rabu, 13 Oktober 2019. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri

    Program ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran pool of experts – ASEAN Women for Peace Registry (AWPR) tahun lalu di Filipina, dan suatu implementasi dari ASEAN Leader’s Joint Statement “Women, Peace and Security” pada tahun 2017.

    Wakil Indonesia untuk ASEAN-IPR Governing Council, Duta Besar Artauli Tobing, dalam sambutannya menyampaikan perlunya laki-laki dan perempuan bekerja sama menciptakan perdamaian berbasis agama meskipun keterlibatan perempuan sering tidak terdengar.

    Forum yang digelar oleh ASEAN-IPR ini dimaksudkan pula untuk berbagi pengalaman dan best-practices menguatkan peran perempuan dalam menjaga harmoni diantara masyarakat yang beragam. Selain itu, forum ini diharapkan dapat mengidentifikasi tantangan yang ada dan cara mengatasinya demi menuju masyarakat yang majemuk, inklusif dan lebih maju.

    ASEAN Women Interfaith Dialogue merupakan dialog antar agama perempuan ASEAN yang pertama di tingkat ASEAN dan turut dihadiri lebih dari 125 peserta dari berbagai organisasi dan komunitas agama, akademisi, serta lembaga kajian dari negara-negara anggota ASEAN. Rekomendasi atau hasil dari pertemuan ini akan menjadi masukan bagi ASEAN.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.