Remaja di Rusia Meninggal Usai Sembunyikan Luka Tusukan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Elizabeth Kindsfater, 15 tahun, meninggal setelah menyembunyikan luka tusukan pisau dari orang tuanya. Sumber: CEN/@tvoebyxlishko/mirror.co.uk

    Elizabeth Kindsfater, 15 tahun, meninggal setelah menyembunyikan luka tusukan pisau dari orang tuanya. Sumber: CEN/@tvoebyxlishko/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Elizabeth Kindsfater, 15 tahun, asal Yekaterinburg, Rusia, meninggal setelah menyembunyikan luka tusukan dalam sebuah perkelahian. Dia ke kamar tidurnya, tanpa memberi tahu orang tuanya luka yang dialaminya.

    Dikutip dari mirror.co.uk, Selasa, 12 November 2019, Kindsfater mengalami sejumlah luka tusukan pisau di bagian dadanya setelah dia dilaporkan menghina seorang remaja laki-laki di kelasnya. Media lokal mewartakan, remaja laki-laki yang tidak dipublikasi identitasnya, menusukkan sebilah pisau pada Kindsfater saat terjadi sebuah pertengkaran antara tiga laki-laki dan tiga perempuan.    

    Tiga remaja laki-laki yang cekcok dengan Kindsfater dan teman-temannya, meminum minuman keras sebelum terlibat perkelahian. Belum diketahui apakah Kindsfater dan teman-temannya juga dalam pengaruh alkohol.

    Elizabeth Kindsfater, 15 tahun, meninggal setelah menyembunyikan luka tusukan pisau dari orang tuanya. Sumber: CEN/@tvoebyxlishko/mirror.co.uk

    Kindsfater berhasil sampai ke rumah usai perkelahian itu dan dalam kondisi luka tusukan pisau. Dia langsung masuk ke kamarnya tanpa memberi tahu kedua orang tuanya apa yang telah terjadi. 

    Pada malam keesokan harinya, kondisi Kindsfater memburuk. Dia lalu dilarikan ke rumah sakit, namun sudah terlambat. Tim dokter tak bisa lagi menyelamatkan nyawanya. 

    Kepolisian kota Yekaterinburg, Russia, menahan remaja laki-laki, 16 tahun, yang diduga menggunakan sebilah pisau untuk menusuk Kindsfater. 

    “Saat ini kami memiliki alasan yang sangat meyakinkan kalau korban dibunuh karena alasan yang belum diketahui antara korban dan pelaku. Namun kejadian ini terjadi setelah korban menghina pelaku,” kata Juru bicara kepolisian, yang juga memastikan investigasi sedang dilakukan. 

    Kabar tewasnya Kindsfater hanya berselang sehari setelah rekaman CCTV memperlihatkan seorang profesor bidang militer di Rusia melempar anggota tubuh mahasiswinya, yang sudah dibunuh, ke sungai. Mahasiswi itu diduga kekasih gelap profesor tersebut. Pelaku sudah ditahan atas tuduhan menembak korban lalu memutilasinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.