Sistem Rudal S-400, Turki Diancam Lagi Bakal Kena Sanksi Amerika

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sistem pertahanan udara Rusia S-400.[Sputniknews]

    Sistem pertahanan udara Rusia S-400.[Sputniknews]

    TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat kecewa Turki membeli sistem rudal pertahanan S-400 dari Rusia dan siap menjatuhkan sanksi kepada Ankara jika negara itu tidak membuangnya.

    “Turki akan merasakan dampak dari sanksi-sanksi itu,” kata Penasehat Keamanan Nasional Gedung Putih, Robert O’Brien, Minggu, 10 November 2019.

    Pernyataan O’Brien itu disampaikan menjelang kunjungan Presiden Turki, Tayyip Erdogan ke Kota Washington pada 13 November 2019 untuk menemui Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pembicaraan kedua pemimpin ini disebut krusial karena Amerika Serikat – Turki saling silang pendapat dalam sejumlah hal.

    Masyarakat berjalan dekat sistem pertahanan udara Rusia S-400 pada saat parade milter peringatan 75 tahun Perang Stalingrad di Volgograd, Russa, 2 Februari 2018. Rusia memperlihatkan mesin perang canggihnya dalam parade itu. REUTERS/Tatyana Maleyeva

    Salah satu poin yang kedua negara saling tidak setuju adalah pembelian sistem pertahanan anti-rudal untuk jet tempur S-400 yang dilakukan Ankara dari Rusia. Washington menyebut pembelian S-400 tidak sesuai dengan sistem pertahanan NATO dan menjadi ancaman bagi jet-jet tempur F-35 buatan Lockheed Martin asal Amerika Serikat. Kendati mendapat ancaman akan dikenai sanksi, Ankara menerima sistem pertahanan rudal paket pertama pada Juli 2019.

    “Tidak ada tempat di NATO bagi S-400. Tidak ada tempat di NATO bagi pembelian peralatan militer dari Rusia. Itu adalah sebuah pesan yang akan disampaikan Presiden Trump padanya (Erdogan) ketika dia sampai di sini,” kata O’Brien. 

    Turki saat ini belum mengaktivasi S-400 kendati baterai sudah diterima dan Washington masih berusaha membujuk Turki agar mau meninggalkan sistem pertahanan anti-rudal buatan Rusia itu. Sejauh ini, sanksi dari Amerika Serikat ke Turki belum ada yang dijatuhkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.