150 WNI di Ethiopia Peringati Hari Pahlawan di Pabrik Garmen

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Indonesia di Ethiopia memperingati Hari Pahlawan 10 November di pabrik garmen di kota Hawassa, berjarak 270 kilometer arah selatan kota Addis Ababa, ibukota Ethiopia. [KBRI Addis Ababa]

    Warga Indonesia di Ethiopia memperingati Hari Pahlawan 10 November di pabrik garmen di kota Hawassa, berjarak 270 kilometer arah selatan kota Addis Ababa, ibukota Ethiopia. [KBRI Addis Ababa]

    TEMPO.CO, Jakarta - KBRI Addis Ababa, Ethiopia bersama sekitar 150 warga Indonesia, WNI,  menyelenggarakan peringatan hari Pahlawan 10 November di satu pabrik garmen Indonesia di kota Hawassa, berjarak sekitar 270 kilometer arah selatan Addis Ababa.

    Upacara peringatan Hari Pahlawan dipimpin Duta Besar Ethiopia, Djibouti, dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur. Pimpinan perusahaan dan sejumlah staf KBRI Addis Ababa juga menghadiri upacara ini.

    “Upacara peringatan hari Pahlawan sengaja diadakan di lokasi perusahaan Indonesia di Hawassa karena mayoritas masyarakat Indonesia di Ethiopia tinggal dan bekerja disana. Tidak mudah bagi saudara-saudara kita di Hawassa untuk datang ke KBRI Addis Ababa menghadiri peringatan Hari Pahlawan,” kata Duta Besar Al Busyra dalam pernyataan pers yang diterima Tempo.

    Nur Ikhsan, karyawan Century Garmen Plc yang dipimpin Joseph Jaya Kumar, usai upacara mengatakan dirinya sangat terkesan karena upacara mengingatkan semua orang kepada jasa besar para pahlawan bangsa.

    "Sudah lama sekali tidak mengikuti upacara seperti ini," kata Ikhsan.

    Ikhsan berpesan agar pemuda Indonesia mampu mendorong upaya memperkuat persatuan dan kesatuan serta kemajuan bangsa.

    Minarti, karyawan Sumbiri Intimate Apparel Plc yang dipimpin Rodolfo Angala mengatakan, upacara Hari Pahlawan sangat berguna untuk meningkatkan nasionalisme dan mendorong semangat untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

    Minarti meminta agar generasi muda meneruskan perjuangan pahlawan bangsa dengan pengabdian dan karya yang nyata.

    Dwi Sari Handayani yang bekerja di TAL Plc, perusahaan Hongkong yang dipimpin Iksan Santoso Supadi warga Indonesia, mengatakan upacara peringatan hari pahlawan mengingatkannya kembali kepada kebesaran bangsa dan negara Indonesia.

    "Kemerdekaan Indonesia diraih melalui pengorbanan harta dan nyawa pahlawan bangsa. Pahlawan agar selalu dihormati dan kita doakan," ujarnya.

    WNI di Ethiopia berjumlah sekitar 200 orang, 150 di antaranya bekerja di kota Hawassa dan 50 orang lainnya di Addis Ababa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.