Bocah Cilik Main Game Online, Kuras Rekening Bank Ibu

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang ibu di Cina menunjukkan biaya main gim anaknya yang berusia sepuluh tahun. Nilainya nyaris sekitar Rp1 juta. China Press

    Seorang ibu di Cina menunjukkan biaya main gim anaknya yang berusia sepuluh tahun. Nilainya nyaris sekitar Rp1 juta. China Press

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang ibu di Cina merasa terkejut setelah uang di rekening digital miliknya berkurang hingga sekitar Rp2 juta karena anaknya bermain game online.

    Wang tinggal di Provinsi Jiangsu, Cina, dan memiliki seorang putra berusia 10 tahun.

    Ternyata putranya itu gemar bermain gim popular King of Glory. Dan putranya itu suka membeli skin atau tampilan luar karakter dari para tokoh gim itu, yang dijual dengan harga tertentu secara online.

    “Wang mengetahui uangnya berkurang setelah mengunjungi bank baru-baru ini,” begitu dilansir Asia One pada Kamis, 31 Oktober 2019.

    Wang lalu mengecek rekening WeChat, yang terkait dengan rekeningnya di bank itu. Ternyata, rekening di bank telah diakses berulang kali setiap hari selama sepekan lebih dan digunakan antara dua yuan hingga lebih dari seribu yuan.

    “Putranya itu gemar bermain gim online di ponsel cerdasnya setiap hari seusai pulang sekolah,” begitu dilansir Asia One.

    Anak itu juga diam-diam mengingat password milik si ibu saat melakukan pembelian lewat WeChat. Mengetahui ini, si ibu mengontak layanan pelanggan Tencent, yang memproduksi game online itu, dan mengatakan akan memproses pengaduannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.