Korban Perkosaan Berantai di India, Diabaikan Polisi Saat Lapor

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perkosaan. tehelka.com

    Ilustrasi perkosaan. tehelka.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan di Uttar Pradesh, distrik Chitrakoot, India, mengalami perkosaan berantai oleh enam orang laki-laki. Tindak perkosaan itu oleh pelaku direkam dan diunggah ke dunia maya.

    Rekaman video perkosaan berantai itu, dengan cepat viral. Perempuan korban perkosaan dalam kasus ini sudah melaporkannya ke polisi. 

    Dikutip dari ndtv.com, Sabtu, 2 November 2019, kejadian perkosaan ini terjadi pada Senin, 28 Oktober 2019, di area dekat pos polisi Mau, India. Sedangkan kasusnya diadukan ke polisi pada Jumat sore, 1 November 2019.

    Perkosaan terjadi ketika korban sedang menuju rumah salah satu sanak saudaranya bersama satu orang anggota keluarga lainnya. Namun di tengah perjalanan, korban dihentikan dari perjalannya itu. Keenam pelaku perkosaan lalu mengikat ke pohon satu  anggota keluarga yang ikut mendampingi korban. 

    Rekaman video kejadian perkosaan berantai oleh enam pelaku berdurasi 14 detik. Arun Pathak, Kepala Polisi Mau, mengatakan kasus ini sudah dibuat laporannya dengan menuntut enam pelaku perkosaan. Korban pun telah dirujuk ke rumah sakit untuk dievaluasi secara medis.

    Korban menceritakan, tak lama setelah kejadian dia sebenarnya sudah datang ke kantor polisi Mau untuk membuat pengaduan atas kejahatan yang dialaminya dan menceritakan apa yang sudah menimpanya pada aparat kepolisian yang bertugas saat itu. Namun yang terjadi, dia malah diomeli dan disuruh pulang.  

    Setelah rekaman video perkosaannya viral, korban bertemu lagi dengan polisi yang bertugas dan ketika itu kasusnya baru didaftarkan secara hukum.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.