Korea Utara Klaim Sukses Uji Coba Roket

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah roket ganda diluncurkan saat uji coba yang langsung disaksikan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Korea Utara, 25 Agustus 2019. Korea Utara kembali melakukan uji coba penembakan sistem roket berteknologi tinggi. KCNA via REUTERS

    Sebuah roket ganda diluncurkan saat uji coba yang langsung disaksikan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Korea Utara, 25 Agustus 2019. Korea Utara kembali melakukan uji coba penembakan sistem roket berteknologi tinggi. KCNA via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Kantor berita Korea Utara KCNA pada Jumat, 1 November 2019, mewartakan Pyongyang sudah sukses melakukan uji coba peluncuran roket super-besar pada Kamis, 31 Oktober 2019. Uji coba tersebut diprotes oleh dua negara tetangga Korea Utara, Jepang dan Korea Selatan.

    Dikutip dari reuters.com, kesuksesan uji coba ini segera dilaporkan ke Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Kim pun mengekspresikan kepuasannya atas uji coba ini dan mengucapkan selamat pada para ilmuwan yang telah mengembangkan senjata yang diuji cobakan itu. Laporan KCNA itu mengindikasikan kalau Kim tidak berada dilokasi saat uji coba dilakukan, yakni pada Kamis sore.

    Sebuah misil diluncurkan oleh militer Korea Utara di lokasi yang tidak diketahui di Korea Utara, 7 Agustus 2019. Korea Utara melakukan uji coba tepat saat Korsel-AS menggelar latihan militer gabungan. KCNA via REUTERS

    Pemberitaan KCNA itu juga menjelaskan uji coba pada Kamis sore tersebut adalah lanjutan dari uji coba senjata serupa pada Agustus dan September 2019 yang dipantau oleh Kim. Uji coba pada Kamis kemarin memperlihatkan adanya kemajuan pengembangan senjata Pyongyang yang saat yang sama pembicaraan damai dengan Amerika Serikat masih dikesampingkan.          

    Surat kabar Rodong Sinmun, memperlihatkan sebuah foto peluncur multiple roket yang dikepung asap asap dan api. Uji coba pada Kamis itu memverifikasi sistem penembakan dari beberapa peluncur roket benar-benar mampu menghancurkan target atau musuh dalam serangan mendadak. 

    Kepala Sekertaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga mengatakan uji coba senjata oleh Korea Utara ini berlawanan dengan resolusi PBB dan sungguh disayangkan. Jepang sudah mengajukan protes kepada Korea Utara terkait peluncuran misil ini. 

    Sedangkan anggota senat Amerika Serikat dari Partai Republik Cory Gardner, yang juga menjabat sebagai Kepala Senat bidang luar negeri wilayah Asia Timur, Pasifik dan kebijakan keamanan siber internasional, mengatakan perilaku Korea Utara telah meningkatkan ketegangan. Uji coba senjata ini juga memperlihatkan kalau Korea Utara terus melakukan agresi sehingga adanya keperluan bagi Amerika Serikat untuk meningkatkan kebijakan tekanan maksimumnya pada Korea Utara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.