Paket Ganja Mengendap di Hidung Selama 18 Tahun

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lintingan / rokok ganja. (AP Photo/Marco Ugarte)

    Lintingan / rokok ganja. (AP Photo/Marco Ugarte)

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu paket ganja berhasil diambil dari hidung seorang pria yang diselundupkan 18 tahun lalu untuk menghindari deteksi penjaga.

    Tim British Medical Journal yang melaporkan kasus ini mengatakan narkoba tersebut dibungkus dalam balon dan diterima dari pacarnya ketika berkunjung ke penjara.

    Pria tersebut kemudian memasukkan obat ke lubang hidung kanannya dan tidak dapat dikeluarkan karena telah terdorong jauh ke dalam rongga hidungnya.

    Selama kurun 18 tahun ganja itu telah berkembang menjadi rhinolith, sebuah batu yang terbentuk di sekitar benda asing dalam rongga hidung lewat pengendapan garam kalsium dan magnesium.

    "Seorang pria berusia 48 tahun dirujuk ke Departemen THT Westmead setelah CT otak yang awalnya dilakukan untuk sakit kepala dan menunjukkan adanya luka tidak terduga 19x11 mm di rongga hidung," menurut laporan dokter Rumah Sakit Westmead Sydney, Australia mengutip CNN, Jumat 1 November.

    Rhinolith atau endapan dalam hidung, berhasil dikeluarkan dari hidung pria tersebut di bawah pengaruh bius total. Penelitian mengungkapkan adanya kapsul karet yang mengandung tumbuhan degenerasi dalam rhinolith.

    Tiga bulan setelah dikeluarkannya benda asing tersebut, pria yang tidak disebutkan identitasnya ini mengaku dia tidak lagi merasakan sakit pada hidungnya dan sepenuhnya pulih.

    Bagi para peneliti, ini adalah kasus pertama pertama penyelundupan ganja melalui hidung, karena mayoritas penyelundupan di penjara adalah menelan melalui mulut yang kemudian diambil setelah melewati saluran pencernaan.

    Rhinolith sendiri dapat terbentuk di sekitar benda asing seperti manik-manik atau biji-bijian dan di sekitar materi tubuh termasuk gigi yang tanggal atau gumpalan darah, dan relatif jarang karena hanya ditemukan satu kasus dari 10.000 keluhan penyakit telinga, hidung dan tenggorokan.

    KANIA SUKU | CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.