Gempa 6,5 Guncang Mindanao, Filipina: 5 Orang Tewas, Hotel Roboh

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria melihat bangunan hotel yang rusak akibat gempa di kota Kidapawan, Filipina, 31 Oktober 2019. JOHN PAUL RABI GORIT/Social Media via REUTERS.

    Seorang pria melihat bangunan hotel yang rusak akibat gempa di kota Kidapawan, Filipina, 31 Oktober 2019. JOHN PAUL RABI GORIT/Social Media via REUTERS.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gempa berkekuatan 6,5 mengguncang Mindanao, wilayah Filipina bagian selatan pagi ini, 31 Oktober 2019, menewaskan 5 orang dan merubuhkan sejumlah bangunan hotel, perkantoran, dan rumah warga.

    Menurut laporan Reuters, gempa yang menewaskan lima orang terjadi di provinsi North Cotabato, Mindanao. Pusat gempa berada kota Tulunan, sekitar 33 kilometer arah timur laut provinsi Cotabato, Davao City.

    Rumah presiden Rodrigo Duterte berada di lokasi pusat gempa. Menurut juru bicara Duterte, Salvador Panelo, Duterte aman dari dampak buruk gempa.

    Sebanyak 9 orang terluka akibat lantai kondominium di Davao rubuh. Di dekat kota Kidapawan, hotel berlantai enam rumah. Namun saat gempa tidak ada roang di dalam hote,.

    "Gedung dapat sepenuhnya dikunci," Erlinton Olavere dari Institut Vulkanologi dan Siesmologi menyarankan untuk mengurang resiko kecelakaan di dalam gedung akibat gempa.

    Dalam sebulan terakhir, Mindanao sudah 3 kali diguncang gempa. Pada 16 Oktober gempa berkuatan 6,3 mengguncang Mindanao, dan 29 Oktober dengan kekuatan 6,6.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.