Putin Berjanji Hapus Utang Ethiopia Senilai Rp 2,2 Triliun

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato dalam satu sesi forum internasional Russian Energy Week di Moskow, Rusia 3 Oktober 2018.[REUTERS]

    Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato dalam satu sesi forum internasional Russian Energy Week di Moskow, Rusia 3 Oktober 2018.[REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin berjanji segera menghapus seluruh utang Ethiopia sebesar US$ 163,6 juta atau setara Rp 2,2 triliun.

    Putin menyatakan janjinya itu pada hari Senin, 21 Oktober 2019, menjelang KTT Rusia Afrika pada 23-24 Oktober di Sochi. Lebih dari 50 pemimpin Afrika akan menghadiri pertemuan akbar ini.

    Mneurut kantor berita Rusia, TASS, penghapusan utang dilakukan Putin karena Rusia menempatkan kebijakan luar negeri yang menguntungkan kedua negara sebagai prioritas utama.

    Sebelum Ethiopia, Rusia telah menghapus utang 3 negara Afrika yakni Mozambik, Madagaskar, dan Tanzania. Nilai pinjaman yang dihapus itu mencapai sekitar US$ 20 miliar.

    "Ini bukan sekadar kemurahan hati, tapi juga wujud pragmatisme, karena banyak negara Afrika tidak mampu membayar utang-utang ini," kata Putin.

    Menurut The Moscow Times, penghapusan utang Ethiopia merupakan upaya Rusia untuk meningkatkan pengaruhnya di Afrika.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.