Edward Snowden Selidiki Keberadaan Alien, Hasilnya?

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Edward Snowden, seorang analis intelijen Amerika Serikat berusia 29 tahun, telah mengungkapkan dirinya sebagai sumber yang mengungkapkan telepon rahasia pemerintah Ameriksa Serikat dan program pengawasan internet. AP/The Guardian

    Edward Snowden, seorang analis intelijen Amerika Serikat berusia 29 tahun, telah mengungkapkan dirinya sebagai sumber yang mengungkapkan telepon rahasia pemerintah Ameriksa Serikat dan program pengawasan internet. AP/The Guardian

    TEMPO.CO, Jakarta - Whistleblower intelijen Edward Snowden, telah menyusup ke jaringan intelijen AS untuk membuktikan teori konspirasi keberadaan alien.

    Sebagai mantan karyawan CIA dan kontraktor untuk National Security Agency, Snowden memiliki akses ke beberapa rahasia negara yang paling dekat.

    Dia pun mencari jawaban atas beberapa pertanyaan yang paling mendesak di masyarakat.

    Ternyata, pemerintah AS tidak mengetahui adanya kehidupan makhluk luar angkasa yang cerdas, kata Snowden.

    "Sebagai catatan, sejauh yang saya tahu, alien tidak pernah menghubungi Bumi, atau setidaknya mereka belum menghubungi intelijen AS," tulis Snowden dalam memoarnya baru-baru ini yang berjudul "Permanent Record", seperti dikutip dari CNN, 24 Oktober 2019.

    Pun, Snowden mengatakan bahwa pendaratan manusia di bulan memang terjadi. Menampik teori konspirasi bahwa manusia tidak pernah mendarat di Bulan.

    "Jika Anda bertanya-tanya: Ya, manusia benar-benar mendarat di bulan. Perubahan iklim itu nyata. Chemtrails bukan benda apa-apa," tambahnya.

    Teori konspirasi chemtrail adalah teori yang menyebut adanya agen kimia atau biologis yang ditinggalkan di angkasa oleh pesawat terbang, untuk tujuan jahat yang tidak diungkapkan kepada masyarakat umum.

    Sekitar 3 ribu pemburu alien dan UFO menyerbu kawasan rahasia militer AS yang disebut Area 51 di Nevada pada 20 September 2019. [NEW YORK POST]

    Edward Snowden juga membahas konspirasi lagi pada sebuah episode podcast "The Joe Rogan Experience", yang dirilis Rabu, dengan mengatakan tidak ada bukti alien dan chemtrails dan sejenisnya.

    "Saya tahu, Joe, Saya tahu Anda ingin ada alien," Snowden bercanda dengan Rogan, pembawa acara podcast. "Saya tahu Neil deGrasse Tyson sangat ingin ada alien. Dan mungkin ada, kan?

    "Tetapi gagasan bahwa kita menyembunyikan mereka, jika kita menyembunyikannya, saya memiliki akses konyol ke jaringan NSA, CIA, militer, semua kelompok ini. Saya tidak dapat menemukan apa pun," lanjutnya . "Jadi jika itu disembunyikan, dan itu bisa disembunyikan, itu disembunyikan dengan sangat baik, bahkan dari orang-orang yang ada di dalam."

    Edward Snowden juga mengungkapkan program pengawasan besar-besaran yang dijalankan oleh pemerintah AS dan sekarang tinggal di pengasingan di Moskow. Jika pemerintah AS menyimpan rahasia tentang alien dan UFO di Area 51, pasti Snowden yang akan mengetahuinya.

    Jadi mengapa orang-orang di internet begitu tertarik untuk percaya pada teori konspirasi? Itulah pertanyaan yang dijawab Snowden.

    "Semua orang ingin percaya pada teori konspirasi karena itu membantu hidup masuk akal. Ini membantu kita percaya bahwa seseorang memegang kendali, bahwa seseorang memiliki kekuasaan berpengaruh," kata Edward Snowden.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.