Macy's Inc Hentikan Penjualan Produk dari Bulu Hewan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Macy's Inc. Sumber: John Amis/AP/english.alarabiya.net

    Ilustrasi Macy's Inc. Sumber: John Amis/AP/english.alarabiya.net

    TEMPO.CO, Jakarta - Macy’s Inc akan menghentikan penjualan produk bulu asli dari hewan per tahun fiskal 2020. Aturan ini berlaku diseluru gerainya.

    Jeff Gennette, CEO Macy’s Inc, mengatakan seluruh perwakilan perusahaannya telah memenuhi standar Humane Society Amerika Serikat dan kelompok-kelompok nirlaba lainnya. Seluruh produk yang dijual Macy’s sudah diberi tanda bebas bulu hewan.

    Macy’s Inc dalam keterangannya mengatakan munculnya teknologi kain baru seperti bulu palsu akan membuat transisi lebih mudah.

    Tindakan Macy’s Inc ini mengikuti langkah yang sudah dilakukan Ralph Lauren dan Burberry yang tidak lagi menjual produk bulu hewan asli.

    Macy’s Inc adalah mall dengan banyak cabang di Amerika Serikat yang didirikan oleh Rowland Hussey Macy pada 1858. Pada 2015, Macy’s Inc dinobatkan sebagai perusahaan yang mengelola toko serba ada terbesar di Amerika Serikat. Pada 2019, diperkirakan ada 584 cabang Macy’s Inc.


    Situs cbsnews.com mewartakan Kitty Block, Presiden dan CEO kelompok Humane Society Amerika Serikat, amat gembira dengan langkah yang dilakukan Macy’s Inc dan menilai perusahaan itu telah berfikir maju serta punya prinsip dalam pengambilan keputusan.

    "Keputusan ini konsisten dengan pandangan konsumen di pasar dan para retailer yang lain juga harusnya mengikuti. Dengan banyaknya perancang busana, kota-kota besar dan negara yang mengambil sikap menentang penjualan produk dari bulu hewan asli, kita semakin dekat pada upaya mengakhiri praktik tak manusiawi dan tidak penting ini," kata Block.

    Data Humane Society memperlihatkan industri bulu hewan diduga telah berkontribusi pada kematian dan penderitaan lebih dari 100 juta hewan di seluruh dunia setiap tahunnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.