Insiden Sriwijaya Air, Pelaku Alami Gangguan Mental Psiko Akut

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Penjara Bekora, Joao Domingos (kiri) berama dokter psikiater Gaspar Quintao (kanan) di Penjara Bekora, Dili. sumber: RAIMUNDOS OKI

    Direktur Penjara Bekora, Joao Domingos (kiri) berama dokter psikiater Gaspar Quintao (kanan) di Penjara Bekora, Dili. sumber: RAIMUNDOS OKI

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil tes kesehatan yang telah dilakukan oleh dokter psikiater di penjara Bekora, Timor Leste, menunjukkan terdakwa CdJ, mengalami gangguan mental tipe Psiko Akut. CdJ adalah pelaku yang mencoba menabrak pesawat Sriwijaya Air pada 14 Oktober 2019.  

    Menurut Direktur Penjara Bekora, João Domingos setelah pihaknya menerima terdakwa CdJ pada Rabu, 16 Oktober lalu, dua hari kemudian dokter psikiater, Gaspar Quintão melakukan tes kesehatan terhadap CdJ. Hasilnya terdakwa mengalami gangguan mental.

    “Menurut hasil tes kesehatan dari dokter psikiater Gaspar Quintão bahwa terdakwa CdJ mengalami gangguan mental dengan tipe Psiko Akut,” kata Direktur Penjara Bekora, Domingos kepada Tempo di Dili, Timor Leste.

    CdJ di depan kantor Badan Kepolisian Investigasi Kriminal Timor Leste. CdJ adalah terduga pelaku yang mencoba menabrak maskapi Sriwijaya di bandar udara internasional Presidente Nicolau Lobato, Dili, Timor Leste. Sumber: Raimundos Oki

    Sebelumnya, pengacara CdJ telah meminta kepada pihak yang berwajib agar kliennya diizinkan melakukan tes kesehatan mental. CdJ telah melakukan interogasi pertama pada Rabu, 16 Oktober 2019 di Pengadilan Distrik Dili. Proses pemeriksaan berjalan sangat cepat, dimana terdakwa CdJ langsung dibawa ke Penjara Bekora, yang terletak di timur ibu kota Dili.

    Jaksa penuntut umum Lidia Soares menuntut terdakwa dengan pasal 186 dan 210 dari Kode acara pidana Timor Leste. Pasal 186 mengatur tentang penerobosan tempat yang ditutup atau dipagari dan tidak dapat diakses secara bebas untuk umum.

    Sedangkan pasal 210 mengenai serangan keamanan transportasi. Terdakwa CdJ terancam hukuman penjara 2-8 tahun, namun karena kondisi gangguan mental yang dialaminya, terdakwa akan diserahkan pada dokter psikiater untuk perawatan.   

    RAIMUNDOS OKI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.