Bayi di Turki Terlahir Tanpa Penis

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi. indiatimes.com

    Ilustrasi bayi. indiatimes.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang bayi laki-laki di Turki terlahir tanpa penis. Kondisi bayi yang belum diberi nama itu dalam medis disebut agenesis penis dan sangat jarang terjadi pada bayi atau hanya 80 kasus yang pernah dilaporkan di seluruh dunia.

    Dikutip dari asiaone.com, Sabtu, 19 Oktober 2019, tim dokter di rumah sakit Universitas Erkaban mengatakan testis bayi laki-laki itu turun. Dia tidak punya masalah lain selain tak punya penis.      

    Ilustrasi bayi. (Unsplash/Eric Froehling)

    Kondisi bayi tersebut sudah dievaluasi oleh sebuah tim spesialis. Dalam evaluasi itu ditemukan bayi tersebut memiliki sebuah saluran yang tidak normal yang menghubungkan kandung kemih dengan rektumnya (tempat buang air besar).

    “Kondisi agenesis penis diperkirakan satu dari 10 sampai 30 juta kelahiran hidup. Ini laporan pertama seorang balita terlahir dengan kombinasi penile agenesis, vesicoureteral reflux, dan vesicorectal fistula,” tulis tim dokter dalam sebuah laporan. 

    Biasanya, dokter akan merekomendasikan agar bayi dengan kondisi ini dibuat menjadi jenis kelamin perempuan untuk anomali, tetapi keluarga bayi telah memutuskan menentang prosedur tersebut. Detail tentang keluarga bayi dan proses masa kehamilan bayi tidak dipublikasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.