Turki Menyita 75 Kilogram Heroin

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi heroin. Sumber: aa.com.tr

    ilustrasi heroin. Sumber: aa.com.tr

    TEMPO.CO, Jakarta - Aparat keamanan Turki pada Jumat, 18 Oktober 2019, menahan dua pelaku terduga penyelundup 75 kilogram heroin. Sumber mengatakan penyitaan heroin dalam jumlah besar itu terjadi di kota Istanbul.

    Sumber tersebut juga menjelaskan heroin sebanyak itu diselundupkan dari Timur Tengah dengan tujuan Eropa. Tim pemberantas narkoba telah meningkatkan pengawasan mereka di distrik Buyukcekmece, Istanbul, tempat kedua terduga pelaku tinggal.

    Seorang pria menyuntikan heroin ketubuhnya di jalanan Man Sam, Myanmar, 11 Juli 2016. Sebanyak 42 ton sabu-sabu berhasil disita oleh kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) pada 2013. REUTERS/Soe Zeya Tun

    Ketika ke dua terduga pelaku hendak ke bagian bea cukai, jejak mereka terbaca oleh tim pemberantas narkoba. Beberapa helikopter lalu dikerahkan untuk mengikuti mereka.

    Tim pemberantas narkoba kemudian menghentikan kendaraan yang mereka tumpangi setelah melewati jembatan Yavuz Sultan Selim yang membentang di selat Bosphorus. Anjing pengendus menemukan obat terlarang itu yang disembunyikan di sebuah bagasi mobil ditutupi timah. Tanpa membuang tempo, kedua terduga pelaku langsung ditahan.

    Data kepolisian Turki mengungkap pada 2018 aparat keamanan Turki menyita total 17,3 ton heroin dan menahan lebih dari 1.500 terduga pelaku.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.