Alpukat Ini Berbobot 2.5 Kilogram, Masuk Guinnes World Records

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alpukat terberat versi Guinnes World Record. Stuff

    Alpukat terberat versi Guinnes World Record. Stuff

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu keluarga di Hawaii memenangkan rekor Guinness World Records karena berhasil menanam buah alpukat terbesar.

    Keluarga Pokini dari Pulau Maui menerima sertifikat Guinness setelah berhasil menanam pohon alpukat yang menghasilkan buah seberat 2.54 kilogram per butir seperti dilansir Maui News dan dikutip Stuff pada Sabtu, 12 Oktober 2019.

    Pohon alpukat milik keluarga ini telah berusia sepuluh tahun dan memiliki tinggi 6.1 meter. Mark Pokini menanam pohon ini saat putranya lahir dengan menanam benis alpukat dari pohon alpukat milik iparnya di Pulau Oahu.

    Mark, dan istri Juliane Pokini dan putra mereka Loihi mendaftar pada Desember 2018 untuk mendapatkan pengakuan dari Guinnes termasuk menjalani proses verifikasi oleh perusahaan yang dikenal mencatat berbagai pencapaian.

    Keluarga ini pernah mencoba sebelumnya pada 2018 untuk mendapatkan pengakuan buah alpukat terbesar tapi gagal. Ini karena ada beberapa persayaratan yang belum terpenuhi saat itu seperti sertifikasi dari seorang ahli hortikultura, testimoni dua saksi mata, sertifikat resmi dari pemerintah setempat, foto dan video.

    Saat mencoba kedua kalinya, keluarga Pokini mencoba memenuhi semua persyaratan sambil memantau pertumbuhan salah satu buah yang diperkirakan bakal berukuran maksimal.

    Keluarga itu mengaku tidak mencoba memberi pupuk atau air dan membiarkannya begitu saja.

    “Kami sangat senang saat mendapatkan sertifikasi Guinness,” kata Juliane. “Namun pada saat yang sama kami merasa seperti ya akhirnya. Penantiannya terasa lama.”

    Hadiah yang diperoleh dari memenangkan rekor alpukat terberat digunakan untuk bersantap bersama keluarga dan teman-teman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.