Ulah Penumpang Pesawat Atasi Kelebihan Berat Koper Kabin Viral

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wanita Filipina mengenakan pakaian berlapis-lapis setelah petugas maskapai penerbangan menyebut koper kabinnya kelebihan berat. [FACEBOOK]

    Wanita Filipina mengenakan pakaian berlapis-lapis setelah petugas maskapai penerbangan menyebut koper kabinnya kelebihan berat. [FACEBOOK]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang wanita Filipina penumpang pesawat mengenakan pakaian berlapis-lapis untuk menghindari denda akibat koper ukuran kabin pesawat kelebihan berat.  Ulahnya itu menjadi viral di media sosial.

    Wanita Filipina bernama Gel Rodrigeuz mengunggah foto dirinya mengenakan pakaian berlapis-lapis pada 2 Oktober 2019 di satu bandara yang tidak disebutkan lokasinya.

    Petugas maskapai penerbangan menyatakan berat kopernya 9 kilogram. Padahal sesuai peraturan beratnya maksimal 7 kilogram. Sehingga dia harus mengurangi berat kopernya atau didenda sejumlah uang.

    Gel menolak membayar denda. Untuk mengurangi berat kopernya, dia mengambil dari dalam kopernya 3 celana panjan, lima kemeja, dan sepasang jaket. Hasilnya, berat kopernya berkurang menjadi 6,5 kilogram.

    Merasa tidak ada masalah dengan idenya itu, Gel kemudian dengan bangga menggungah foto dirinya dengan membuat tagar #ExcessBagaggageChalengge Aceepted.Lebih dari 17 ribu netizen memberikan komentar.

    Sebelumnya, sejumlah penumpang pesawat yang mengalam masalah serupa pernah melakukan seperti yang dilakukan Gel.
    Namun mereka dilarang masuk pesawat karena tingkah lakunya dianggap menganggu.

    Yang lebih parah, pada tahun 2015 seorang penumpang pesawat mengenakan pakaian berlapis-lapis karena kopernya kelebihan berat akhirnya pingsan karena kepanasan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.