Wali Kota Meksiko Diseret Truk karena Tidak Tepati Janji Kampanye

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Jorge Luis Escandn Hernndez diseret melalui jalan-jalan kotanya di Meksiko.[Tinta Fresca Chiapas/Metro.co.uk]

    Wali Kota Jorge Luis Escandn Hernndez diseret melalui jalan-jalan kotanya di Meksiko.[Tinta Fresca Chiapas/Metro.co.uk]

    TEMPO.CO, Jakarta - 11 orang di selatan Meksiko ditahan pada Kamis setelah memukul dan menyeret wali kota dengan truk pikap karena tidak menepati janji kampanye.

    Dikutip dari Fox News, 12 Oktober 2019, Kantor Kejaksaan Agung Negara di Tuxtla Gutiérre mengatakan insiden itu terjadi pada Selasa pagi di kota Las Margaritas. Sekelompok orang menyerbu kantor Wali Kota Jorge Luis Escandón Hernández dan menyebabkan kerusakan pada kantor. 

    Sekelompok petani yang marah itu menuntut wali kota untuk membangun jalan yang dia janjikan selama kampanyenya, lapor media Meksiko Excelsior.

    Insiden ini adalah kedua kalinya para petani menyerang wali kota. Empat bulan lalu para petani juga merusak kantor wali kota namun wali kota tidak di lokasi saat kejadian, menurut laporan Washington Post. Akibat serangan ke wali kota, para pelaku dituntut dengan dakwaan penculikan dan percobaan pembunuhan.

    Surat kabar daring Tabasco Al Minuto mengunggah video di Twitter, yang menunjukkan beberapa pria menunggu di belakang pikap Toyota hitam ketika sekelompok pria menarik wali kota ke kendaraan.

    Beberapa pegawai kota mencoba untuk menghentikan penangkapan wali kota, tetapi upaya mereka gagal karena gerombolan petani bersenjatakan tongkat kayu dan besi.

    Video yang diambil saksi di luar gedung menunjukkan para pria menarik wali kota keluar dari gedung dan memaksanya masuk ke bagian belakang truk.

    Kemudian video lain dari CCTV merekam momen ketika wali kota diseret di belakang truk pikap melewati jalan-jalan Santa Rita, di Las Margaritas. Polisi akhirnya berhasil menyelamatkan sang wali kota.

    Sempat terjadi bentrokan antara penduduk setempat dan polisi ketika upaya penyelamatan wali kota, yang menyebabkan setidaknya 20 orang terluka dan 11 ditangkap, lapor La Republica.

    Kantor Kejaksaan Agung mengatakan bahwa Hernández "aman dan sehat" dan ia diperiksa oleh dokter setelah kejadian.

    Setelah serangan terhadap wali kota, kantor kejaksaan berjanji untuk mengerahkan lebih banyak petugas guna menjamin supremasi hukum dan keamanan di seluruh Meksiko.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.