Dibebaskan, 15 Tahanan di Guantanamo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Dinas militer Amerika mempersiapkan pembebasan 15 tahanan dari perjara angkatan laut Amerika di Selat Guantanamo, Kuba besok (7/5). Beberapa bulan setelah perbincangan dan surat menyurat antara Menteri Pertahanan Donald H. Rumsfeld dan Menteri Departemen luar negeri Colin L. Powell, keduanya sepakat bahwa Pentagon akan memperlancar diskusi tentang apakah akan menuntut, melanjutkan interogasi atau membebaskan 660 tahanan yang diadakan di fasilitas penahanan, kata pejabat pemerintah Amerika. Hal itu diputuskan menjadi proses bahwa kami akan memutuskan masing-masing kasus dengan satu cara ataupun dengan cara yang lain, kata pejabat senior departemen luar negeri. Menurut pemerintah, departemen luar negeri merespon beberapa keluhan pihak luar negeri mengenai kondisi tanahan di Kuba. Rumsfeld menginginkan penahanan yang diakhiri paling lama 16 bulan, dan kasus itu diselesaikan secepatnya. Powell bertindak sebagai wakil dari negara asal para tahanan itu Jurubicara Departemen Luar Negeri Nancy Beck berkata, Kami akan melanjutkan diskusi dengan beberapa negara menghormati forum untuk penuntutan. Kemungkinan pergeseran kebangsaan mereka dan kemungkinan beberapa tahanan akan dibebaskan. Sejauh ini militer Amerika telah membebaskan 23 tahanan Guantanamo asal Afganistan. Tahanan pertama dikembalikan karena mengalami penderitaan dari seorang yang mengalami gangguan mental. Dua kelompok tahanan lainnya dikembalikan setelah didiktekan sikap mereka tidak mempunyai ancaman teroris. Kelompok pembela hak-hak manusia mengulangi permohonan kemarin bahwa pemerintah Amerika tidak meninggalkan 660 tahanan di tempat terlantar di Cuba. Semua tahanan yang berada di Guantanamo sebaiknya dipindahkan atau dibebaskan, kata Vienna Colucci, juru bicara Amnesti Internasional. Amerika akan menggaransi dengan tepat dan meninjau kembali secara terbuka semua kasus para tahanan dan tidak membatasi tindakan tersebut untuk para tahanan dengan kebangsaan dari negara sekutu Amerika (Agricely-TNR)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.