Taman Nasional Katmai Gelar Kontes Beruang Tergemuk

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taman Nasional Katmai menggelar kontes beruang tergemuk dengan beruang Holly sebagai pemenang. Stuff

    Taman Nasional Katmai menggelar kontes beruang tergemuk dengan beruang Holly sebagai pemenang. Stuff

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah kontes beruang digelar di Taman Nasional Katmai di Alaska barat daya untuk menentukan beruang paling gemuk, yang telah berlangsung lima tahun terakhir.

    Selama sepekan hingga 8 Oktober, pengelola taman nasional meminta masukan dari pengguna sosial media mengenai beruang paling gemuk yang mereka ketahui ada di area Brooks River.

    Para penggemar bonbin memberikan suara lewat laman Facebook Katmai dan hasilnya beruang bernama Holly terpilih sebagai pemenang. Penilaian berdasarkan foto dan tidak disebutkan berapa berat sebenarnya dari beruang karena tidak dilakukan penimbangan. 

    “Dia gemuk dan hebat,” kata pengelola taman seperti dilansir Stuff pada Kamis, 10 Oktober 2019 dengan mengutip USA Today.

    Dengan jumlah lemak yang menumpuk di tubuhnya, Holly bakal bisa melewati musim dingin dengan nyaman selama masa hibernasi.

    Holly mendapat sekitar 17.500 suara dan Lefty, yang merupakan finalis, mendapat 3.600 suara. Ada 12 beruang yang menjadi kontestan. Total ada 187 ribu suara masuk selama sepekan penyelenggaraan kompetisi termasuk sejak tahap awal seperti dilansir NPR.

    Taman Nasional Katmai merupakan salah satu lokasi tempat pemeliharaan beruang coklat terbanyak di dunia.

    Menyetok lemak di tubuh merupakan bagian penting bagi beruang untuk berhibernasi. Sehingga, beruang tergemuk adalah yang paling sehat untuk bisa melewati musim dingin.

    Musim dingin bisa berlangsung selama setengah tahun. Ini membuat beruang bisa kehilangan sepertiga dari total berat tubuhnya.

    Sebelum memulai masa hibernasi, beruang bakal makan terus menerus yang disebut hyperphagia. Beruang bisa menyantap dua lusin ikan salmon per hari pada musim puncak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.