400 Pekerja Indonesia Rusuh di Malaysia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar 400 buruh tekstil asal Indonesia menyerang polisi yang hendak menahan 16 rekan mereka yang terbukti menggunakan narkoba di Negri Sembilan, Malaysia, pada Kamis (17/1). Seorang polisi Negri Sembilan mengatakan kejadian berawal saat polisi narkoba setempat mengadakan uji urine untuk mendeteksi narkoba dan obat terlarang. “Namun, ketika polisi akan menahan 16 rekan kerja mereka yang dari hasil testnya positif memakai narkoba, mereka mulai rusuh,” kata polisi tersebut. Para TKI ini kemudian menjungkirbalikkan truk, van, dan mobil polisi. Mereka kemudian balik ke asrama tempat mereka menginap. Dari asrama itu mereka mencaci polisi dan melempari mereka dengan botol dan batu. Sebanyak 14 TKI, dari 16 yang ditangkap karena terbukti mengkonsumsi narkoba, kembali berkumpul bersama rekan-rekannya. Polisi dan pihak manajemen pabrik berusaha untuk menenangkan mereka dan segera mengontak pihak kedutaan Indonesia. Diplomat kedutaan Indonesia di Kuala Lumpur, Budi Rahardjo, datang ke tempat tersebut dan menenangkan para pekerja. “Kami meminta warga Indonesia yang bekerja di Malaysia mematuhi hukum setempat,” kata petugas Konselor Kedutaan Indonesia di Malaysia Budi Rahardjo. (Afp/Fitri Oktarini)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.