Penahanan Selebgram Operasi Plastik Sahar Tabar Dikritik

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meski banyak netizen yang berkomentar negatif, namun Sahar tetap tampil percaya diri dengan wajahnya yang sekarang. instagram.com

    Meski banyak netizen yang berkomentar negatif, namun Sahar tetap tampil percaya diri dengan wajahnya yang sekarang. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penahanan artis media sosial Instagram atau selebgram, Sahar Tabar, oleh otoritas Iran, menuai keprihatinan sejumlah ahli. Tabar sebelumnya dituduh telah melakukan penistaan agama.

    Dikutip dari washingtonpost.com, Selasa, 8 Oktober 2019, beberapa ahli mengutarakan kalau ketakutan dan kemunafikan telah mendorong pemerintah Iran mengambil tindakan terhadap Tabar.

    Menurut Masih Alinejad, aktivis hak-hak perempuan, tidak ada yang keliru dari tindakan Tabar, yang mengunggah sejumlah foto dirinya ke media sosial tanpa jilbab. Akun Instagram Tabar sekarang sudah dihapus.

    "Pemerintah Iran memfokuskan pada para influencer di Instagram yang memiliki banyak pengikut (followers). Cobalah untuk tidak mengendalikan mereka," kata Alinejad.

    Kekhawatiran atas penahanan Tabar juga diutarakan oleh Pendiri dan CEO Yayasan Iran Baru, Alireza Nader. Dia mengatakan sikap menarik perhatian negara-negara barat seperti yang dilakukan Tabar bisa membuat seseorang masuk dalam radar pemerintah Iran.

    Tidak hanya operasi plastik, Sahar juga menjalani program diet demi mendapatkan berat badan 40 kg yang membuatnya menjadi sangat kurus karena tinggi badannya lebih dari 146 cm. instagram.com

    Tabar saat ini terancam hukuman penjara. Pemerintah Iran juga bisa memaksanya menyampaikan permohonan maaf ke publik atas unggahan-unggahannya.

    Sebelumnya pada tahun lalu seorang remaja perempuan di Iran diminta maaf ke publik setelah mengunggah ke Instagram dia sedang menari dan tanpa menggunakan jilbab. Video itu ditonton oleh 600 ribu pengikutnya.

    Tabar, 22 tahun, dikenal dengan penampilannya yang berubah signifikan setelah melakukan operasi plastik hingga membuatnya mirip Angelina Jolie.

    Dikutip dari asiaone.com, Senin, 7 Oktober 2019, bukan hanya penistaan agama, Tabar juga menghadapi tuduhan telah menghasut, mendapatkan pemasukan dari cara yang tidak pantas dan mendorong anak-anak muda Iran untuk korupsi.

    Tabar ditahan setelah dilayangkan sejumlah laporan dari masyarakat yang mengeluhkan perilakunya di akun Instagramnya.

    Ditahannya Tabar telah menambah panjang daftar selebgram dan fashion blogger Iran yang melanggar hukum.

    Tabar menjadi terkenal di Instagram pada tahun lalu setelah mengunggah serangkaian fotonya yang sudah dioperasi plastik.

    Sebagian besar foto dan video yang diunggahnya ke Instagram sudah dieditnya sehingga dia sangat mirip dengan Angelina Jolie. Tabar memiliki sekitar 26.800 pengikuti di Instagram. Di Iran, operasi plastik sekarang telah menjadi hal yang populer dilakukan, dimana 10 ribu bedah plastik dilakukan hampir setiap tahunnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?