Bison di Taman Nasional Utah Amerika Seruduk Sepasang Kekasih

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak bison Eropa bernama Tiras (kanan) bersama bison dewasa di Taman Safari Prigen (TSP) Pasuruan, Jawa Timur, Senin, 17 Juni 2019. ANTARA

    Anak bison Eropa bernama Tiras (kanan) bersama bison dewasa di Taman Safari Prigen (TSP) Pasuruan, Jawa Timur, Senin, 17 Juni 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Utah - Kyler Bourgeous berpikir dia sudah siap untuk datang kembali ke Taman Nasional Pulau Antelop di Utah, Amerika Serikat, yang dihuni bison.

    Padahal pada Juni lalu, dia sempat mengalami insiden diserang seekor bison ketika sedang berlari lintas alam di taman nasional itu.

    Bourgeous sempat mengalami luka pada tulang rusuk dan paru-paru akibat serangan itu.  

    Pada Jumat malam dua pekan lalu, dia mengajak teman kencan untuk nonton matahari tenggelam bersama di taman nasional ini. Lagi pula, kecil kemungkinannya bison akan menyerangnya lagi, bukan?

    Namun, pacarnya Karleigh Davis, justru mengalami musibah karena diserang bison dan terpaksa diangkut dengan helikopter dari lokasi menuju rumah sakit.

    “Tadinya saya pikir, insiden yang saya alami hanya kejadian aneh, tapi tampaknya mereka (bison) lebih agresif dari pada yang saya pikir,” kata dia kepada Washington Post seperti dikuti Stuff pada Senin malam, 30 Oktober 2019.

    Secara statistik, serangan bison merupakan kejadian yang relatif jarang terjadi di Pulau Antelope. Ini merupakan sebuah cagar alam di Great Salt Lake, yang merupakan salah satu taman paling populer di Utah dan juga rumah bagi ratusan bison berkeliaran bebas.

    Uniknya, baik Davis, 22 tahun, dan Bourgeous, 30 tahun, mengalami insiden diserang bison justru pada saat mereka tidak membuat kesalahan, misalnya, mencoba membelai bison atau mendekatinya untuk swafoto.

    Terkadang, turis melakukan ini seperti yang kerap terjadi di Taman Nasional Yellowstone. Keduanya ditanduk selagi melakukan apa yang para ahli sarankan yaitu menjauhi bison.

    Letnan Erick Stucki dari jagawana setempat mengatakan tidak ada indikasi pasangan kekasih ini melakukan sesuatu yang tidak biasa sehingga bisa mengganggu mamalia itu.  

    “Ada sejumlah orang yang berasumsi bahwa ini adalah kesalahan saya karena saya ada di sana ketika itu terjadi lagi”, kata Bourgeous kepada media. “Saya tidak pernah mau dengan sengaja mendekati seekor bison.”

    Menurut Davis, pacar Bourgeous, dia diserang bison yang kemungkinan terganggu karena ada sekelompok anak pramuka bersepeda di area taman nasional.

    Bison itu menyerangnya dan menanduk hingga dia terlempar dan jatuh ke tanah. Davis mencoba untuk tetap diam dan tidak bersuara karena bison tadi mengendus-endusnya selama sekitar satu menit.

    Setelah bison tadi pergi, Bourgeos tiba di lokasi dan membantu Davis, yang dilarikan ke rumah sakit dengan helikopter. Dia menderita luka pada paha kiri dan patah kaki kanan. Ini membuat Davis tidak bisa mengikuti lomba maraton yang akan digelar dalam waktu dekat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.