Harga Terlalu Mahal, Turis Jepang Merasa Ditipu Restoran

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua turis asal Jepang kecewa diperas oleh sebuah restoran Italia. Sumber: edition.cnn.com

    Dua turis asal Jepang kecewa diperas oleh sebuah restoran Italia. Sumber: edition.cnn.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah restoran di ibu kota Roma, Italia, dihujat setelah muncul tuduhan mematok harga berlebihan pada turis asing untuk makanan yang mereka pesan. Dua turis asal Jepang itu kaget bukan kepalang saat melihat bon restoran yang disorong kepada mereka senilai €430 atau Rp 6,6 juta untuk dua porsi spaghetti, ikan dan air putih.

    Dikutip dari edition.cnn.com, Rabu, 2 Oktober 2019, restoran itu bernama Antico Caffè di Marte yang berlokasi dekat Castel Sant'Angelo, Roma, Italia. Bon makan itu dipotret dan diugggah ke Facebook awal September 2019. Dalam bon itu terlihat, untuk total makan yang mereka pesan adalah €349.50 dan mereka dikenakan €80 untuk tip.


    Unggahan itu langsung dibanjiri komentar. Ada yang mengklaim pernah makan di restoran itu dan mereka pun mengalami nasib yang sama, yakni diperas oleh restoran itu dengan tagihan makanan yang mencekik.

    Situs pemberitaan CNN sudah menghubungi restoran Antico Caffè di Marte, namun mereka menolak memberikan komentar. Terkait kejadian tak mengenakkan dua turis asal Jepang itu, Antico Caffè di Marte mengatakan mereka telah menuliskan di menu dengan jelas.

    "Semuanya tertulis dengan detail. Lihat saja daftar harganya €16 untuk seporsi spaghetti seafood. Dua turis perempuan asal Jepang itu bukan hanya memesan spaghetti, mereka juga memesan ikan. Ikan kami adalah ikan segar dan tamu kami memilih itu. Kami timbang ikannya dan memasakkanya," kata Giacomo Jin, pemilik restoran Antico Caffè di Marte dalam wawancara dengan surat kabar Il Messaggero.

    Atas kekecewaan para tamu ini, Tripadvisor akhirnya membekukan restoran itu dari review page website mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?