Korea Selatan Terbangkan Jet Tempur ke Pulau Dokdo

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jet tempur F-15K Korea Selatan menjatuhkan bom saat mereka terbang di atas Semenanjung Korea selama latihan gabungan dengan AS, Korea Selatan, 18 September 2017. Korea Selatan mengatakan AS militer telah menerbangkan pembom dan jet stealth yang kuat ke Semenanjung Korea dalam latihan bersama. AP

    Jet tempur F-15K Korea Selatan menjatuhkan bom saat mereka terbang di atas Semenanjung Korea selama latihan gabungan dengan AS, Korea Selatan, 18 September 2017. Korea Selatan mengatakan AS militer telah menerbangkan pembom dan jet stealth yang kuat ke Semenanjung Korea dalam latihan bersama. AP

    TEMPO.CO, Jakarta -  Sejumlah jet tempur Korea Selatan pada Selasa, 1 Oktober 2019, melakukan sebuah patroli penerbangan di atas beberapa pulau yang dipersengketakan dengan Jepang. Patroli itu disampaikan oleh Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dalam sebuah acara peringatan berdirinya Angkatan Bersenjata Korea Selatan.

    “Beberapa waktu lalu, F-15K jet tempur pengembom paling kuat di Asia timur laut telah kembali dari misi patrolinya di wilayah udara pulau kita, Dokdo. Misi itu berjalan tanpa masalah,” kata Presiden Moon, dalam pidatonya, seperti dikutip dari reuters.com, Selasa, 1 Oktober 2019.

    Dikatakan Moon, jet tempur F-15K berpatroli di wilayah yang masih dipersengketakan Korea Selatan – Jepang yakni pulau Dokdo atau masyarakat Jepang menyebutnya Pulau Takeshima. Pulau itu saat ini di bawah kendali Korea Selatan, namun kepemilikannya diklaim oleh kedua negara. Ketegangan di wilayah ini, bisa memantik ketegangan Jepang – Korea Selatan.

    Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan istrinya, Kim Jung-sook melambaikan tangan setibanya di Buenos Aires untuk menghadiri pertemuan G20 di Argentina, 29 November 2018. Kim Jung-sook tampil serba hitam dengan setelan dan high heels. REUTERS

    Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan dua dari empat jet tempur F-15K yang ambil bagian dalam patroli itu terbang diseputar pulau itu. Sebelumnya pada Jumat, 27 September 2019, Seoul secara resmi melayangkan protes kepada Tokyo, yang selalu membuat referensi kalau Jepang pemilik pulau Dokdo. Atas protes ini, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan memanggil seorang diplomat bidang pertahanan dari Kedutaan Besar Jepang di Seoul meminta agar hal itu segara dicabut.

    Presiden Moon menggelar resepsi hari Angkatan Bersenjata Korea Selatan di kota Daegu, dimana dalam kesempatan itu empat jet tempur F-35A Lockheed Martin dipamerkan. Dalam pidatonya, Moon tidak menyebut Jepang secara langsung atau Korea Utara, namun dia mengatakan kalau situasi keamanan saat ini sungguh sulit diprediksi sehingga membutuhkan kekuatan serta inovasi.   

    “Adanya serangan drone di Timur Tengah baru-baru ini, memperlihatkan pada dunia sejumlah tantangan yang akan kita hadapi sungguh akan sangat berbeda dari tantangan di masa lalu,” kata Moon.

    Hubungan diplomatik Korea Selatan – Jepang memburuk yang berakar dari sejarah perang. Korea Selatan adalah negara bekas jajahan Jepang dan kedua negara masih belum menemukan kata sepakat untuk kompensasi kerja paksa yang terjadi saat Jepang menjajah Korea Selatan 1910 – 1945.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.