Saudi Undang Turis dan Investor untuk Pertumbuhan Ekonomi

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bank Investasi Arab Saudi. twitter.com

    Bank Investasi Arab Saudi. twitter.com

    TEMPO.CORiyadh – Pemerintah Arab Saudi membuka pintu lebar-lebar bagi para turis asing yang ingin berkunjung.

    Saudi meluncurkan program visa baru untuk 49 negara dan meminta perusahaan asing untuk berinvestasi di sektor yang bakal meningkatkan 10 persen produk domestik bruto pada 2030.

    Negara Muslim yang berhaluan ultra-konservatif ini cenderung tertutup bagi orang luar selama puluhan tahun. Namun, sejak Raja Salman Bin Abdulazil dan Putra Mahkota Mohammed Bin Salman berkuasa, aturan yang ketat mulai dilonggarkan untuk menarik investasi asing.

    Kepala Pariwisata Saudi, Ahmed al-Khateeb, mengatakan turis perempuan tidak diwajibkan menggunakan abaya. Namun, turis diminta berpakaian sopan di ruang publik termasuk di pantai.

    Namun, Khateed mengindikasikan alkohol tetap terlarang di negara ini. “Kami akan punya cukup banyak turis datang ke Arab Saudi untuk menikmati hal-hal lain,” kata dia.

    Pemerintah Saudi membuka layanan visa online dengan membayar sekitar US$80 atau sekitar Rp1.2 juta tanpa batasan termasuk bagi para perempuan yang ingin berwisata seperti di masa lalu. Namun, ada pembatasan untuk akses ke dua kota suci umat Islam yaitu Mekah dan Madinah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.