Telat Antar Kondom, Kurir di Tiongkok Dituntut Rp 59 Juta

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kondom. Sumber: Pixabay/asiaone.com

    Ilustrasi kondom. Sumber: Pixabay/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan dari provinsi Suzhou, Cina, menyalahkan seorang kurir karena terlambat mengantarkan kondom pesanannya. Kurir itu terlambat delapan menit dari waktu yang dijanjikan sehingga membuat perempuan itu terpaksa bercinta tanpa pengaman.

    Perempuan yang disebut dengan nama marga Su, menuntut kurir tersebut uang ganti rugi sebesar 30 ribu yuan atau sekitar Rp 59 juta.

    Media China Press mewartakan, kejadian ini terjadi pada Agustus lalu, dimana Su membeli kondom dari sebuah layanan pembelian online. Si penjual menjanjikan pengiriman kondom yang dipesan Su akan tiba di rumahnya kurang dari 20 menit.

    Ilustrasi kondom. Shutterstock

    Setelah selesai mandi, Su kaget menerima pesan singkat yang mengatakan karena cuaca buruk, pengiriman kondom itu bisa sedikit terlambat. Namun karena tidak tahan menunggu lebih lama lagi, Su dan pacarnya akhirnya berhubungan seks tanpa kondom.

    Pengiriman kondom itu tiba dalam waktu 28 menit.

    Gugatan hukum pada kurir pembawa kondom itu dilayangkan setelah pada awal September 2019 Su mendapati dirinya hamil.

    "Jika dia (kurir) datang tepat waktu, ini tidak akan terjadi (kehamilan)," katanya.

    Su menggugat uang kompensasi atas keterlambatan datangnya kondom, dimana uang itu untuk biaya perawatan kesehatan selama hamil sembilan bulan dan biaya melahirkan.

    ASIA ONE - MEIDYANA ADITAMA WINATA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.