Gadis 9 Tahun Isi Lip Balm dengan Keju agar Bisa Dimakan di Kelas

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lip balm isi keju.[Mirror.co.uk]

    Lip balm isi keju.[Mirror.co.uk]

    TEMPO.CO, Jakarta - Gadis 9 tahun asal Missouri, Amerika Serikat, yang sangat menyukai keju membuat lip balm isi keju agar bisa dimakan saat di kelas.

    Waktu sekolah ia tidak bisa memakan keju di kelas. Akhirnya dia menemukan ide. Dia menemukan sebuah tabung lip balm kosong dan menaruh keju di dalam tabung lip balm itu, agar bisa dimakan di kelasnya.

    Ibu gadis itu, Valerie Schremp Hahn, mengunggah foto anaknya ke Twitter dan seketika menjadi viral. Banyak orang bertanya-tanya mengenai ide luar biasa anak itu.

    "Aku hanya melihat di YouTube karena saya sedang bosan dan saya menemukan video tutorialnya, dan saya memutuskan untuk melakukannya," kata gadis dikutip dari Mirror.co.uk, 24 September 2019.

    "Aku mengambil keju ayahku, mengirisnya dan menaruhnya di wadah lip balm Chapstick," tambahnya.

    Tentu saja anak itu melakukan ide tersebut dengan persetujuan orang tuanya. Dia menyebut penemuannya sebagai stik tongkat keju. "Kamu bisa menjilat keju dan tidak akan ada yang tahu," katanya.

    Awalnya, teman-teman anak itu tidak mengetahui bahwa wadah lip balm itu berisi keju hingga anak itu memberi tahu teman-temannya. "Awalnya saya tidak memberitahu mereka, kemudian ketika diberi tahu bahwa itu adalah keju, mereka langsung tertawa."

    Ibunya mengatakan kepada BuzzFeed News, pada awalnya gurunya tidak memperhatikan bahwa tabung lip balm itu berisi keju, tetapi setelah diberi tahu, guru itu berpikir itu lucu.

    Valerie menambahkan di Twitter bahwa kepala sekolah akan memberikan putrinya apresiasi di buletin sekolah.

    "Saya hanya terkesan bahwa tindakan yang saya lakukan untuk menaruh keju di wadah lip balm disukai semua orang," ungkap gadis itu.

    MIRROR MEIDYANA ADITAMA WINATA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.