Perusahaan Global Dukung Gerakan Soal Perubahan Iklim

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis remaja asal Swedia, Greta Thunberg, berunjuk rasa di depan Gedung Putih pada Jumat, 13 September, mendesak Presiden AS, Donald Trump, mengatasi perubahan iklim. DW

    Aktivis remaja asal Swedia, Greta Thunberg, berunjuk rasa di depan Gedung Putih pada Jumat, 13 September, mendesak Presiden AS, Donald Trump, mengatasi perubahan iklim. DW

    TEMPO.CO, Washington – Sejumlah perusahaan dan produk ritel bermerek mendukung gerakan protes perubahan iklim untuk mendesak pemerintah seluruh dunia bertindak.

    Dewan Bisnis Berkelanjutan Amerika bersama lembaga nonprofit 350.org menjalin langkah bersama dengan perusahaan Ben & Jerry’s, Lush Cosmetics dan Patagonia, mendukung aksi para siswa soal gerakan perubahan iklim.

    Mereka akan melakukan aksi massa pada 20 - 27 September 2019.

    “Aktivitas perusahaan dalam protes perubahan iklim ini berbentuk menutup toko hingga menghentikan operasi untuk mendukung para pegawai yang ingin berpartisipasi dalam mogok,” begitu dilansir CNN pada Jumat, 21 September 2019.

    Presiden ASBC, David Levine, mengatakan sejumlah perusahaan dan bisnis di AS terkena dampak dari perubahan iklim karena cuaca memburuk dan kerap berubah-ubah.

    “Gangguan itu berupa terganggunya rantai suplai, fasilitas dan meningkatnya biaya energi dan kesehatan para pegawai,” kata dia.

    Sejumlah merek terkena juga ikut melancarkan mogok perubahan iklim. Ini seperti jejaring sosial Tumblr, lembaga penyokong perusahaan rintisan Kickstarter, layanan teks WordPress, Imgur, dan BitTorrent bergabung dalam gerakan “Digital Climate Strike”.

    Mereka menyebarkan pesan ini lewat jejaring sosial, berdonasi berupa ruang ikaln dan menaruh banner pada lamannya untuk mempromosikan aksi mogok perubahan iklim ini.

    Reuters melansir gerakan mogok ini menampilkan tokoh muda remaja asal Swedia yaitu Greta Thunberg, yang berunjuk rasa di New York meminta semua pemimpin negara melakukan aksi nyata mengatasi perubahan iklim.

    Para aktivis  dari berbagai negara berkumpul di Australia mengambil bagian dalam demonstrasi perubahan iklim dimulai hari ini, 20 September 2019. Demonstrasi yang bermaksud menyelamatkan bumi dari perubahan iklim akan dicatat menjadi yang terbesar dalam sejarah.

    “Banyak sekali yang ikut andil, Melbourne! Para penyiar baru saja mengatakan lebih dari 100 ribu yang berpartisipasi! #Climatestrike #Greens,” kata anggota parlemen Greens Adam Bandt di Twitter, yang mewakili Melbourne di Parlemen Federal dalam aksi perubahan iklim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.