Korea Utara Diduga Mau Kerahkan Kapal Selam Rudal Balistik

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin tertinggi Korea Selatan, Kim Jong Un, menginspeksi kapal selam dengan rudal balistik. Reuters/KCNA

    Pemimpin tertinggi Korea Selatan, Kim Jong Un, menginspeksi kapal selam dengan rudal balistik. Reuters/KCNA

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga riset yang berbasis di AS menduga Korea Utara tengah mempersiapkan kapal selam berkemampuan rudal balistik terbarunya.

    Para peneliti di Middlebury Institute of International Studies dan operator satelit Planet Labs Inc. mengatakan bahwa gambar satelit yang diambil dari kota pelabuhan Sinpo di Korea Utara timur mungkin menunjukkan bahwa Pyongyang memobilisasi upaya untuk meluncurkan kapal selam yang mampu membawa rudal balistik, dikutip dari Sputnik, 20 September 2019.

    Gambar-gambar itu menangkap konstruksi struktur besar yang menjorok ke dalam air dari dermaga. Gambar yang diambil pada awal September dibandingkan dengan yang terbaru dari gambar pada Kamis, menunjukkan bahwa struktur tersebut telah tumbuh sekitar 100 meter pada waktu itu.

    Center for Strategic and International Studies merilis analisis foto yang diambil dari galangan kapal di kota pelabuhan Sinpo di Korea Utara bagian timur. Gambar satelit diambil pada hari Senin, 26 Agustus 2019.[NHK]

    Menurut para peneliti, kapal selam konvensional Korea Utara biasanya memiliki struktur bawaan yang jauh lebih kecil daripada yang diambil oleh satelit mereka.

    Struktur itu dapat digunakan untuk pembangunan dan pemeliharaan program rudal balistik kapal selam Korea Utara, kata seorang peneliti senior.

    Menurut laporan NHK, pada 3 September setidaknya 13 benda seperti pilar dapat dilihat di sepanjang dermaga, dengan beberapa kendaraan bergerak di sekitarnya.

    Proyek pembangunan kapal selam rudal balistik Korea Utara. usatoday.com

    Gambar yang diambil pada 12 September menunjukkan konstruksi struktur besar yang berdiri melampaui dermaga dan air.

    Gambar terbaru dari Kamis, menunjukkan struktur yang mencakup hampir seluruh dermaga.

    Para peneliti mengatakan struktur itu sekarang sekitar 100 meter, yang jauh lebih panjang daripada yang digunakan untuk membangun kapal selam konvensional Korea Utara.

    Mereka mengatakan Pyongyang mungkin bersiap untuk meluncurkan kapal selam baru yang mampu membawa rudal balistik.

    Periset senior David Schmerler mengatakan struktur itu dapat digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan kapal selam, dan mendorong program rudal balistik yang diluncurkan kapal selam Korea Utara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.