Pesawat Delay 11 Jam karena Pilot Kehilangan Paspor

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Boeing 737-Max T'way Air.[The Korea Times]

    Boeing 737-Max T'way Air.[The Korea Times]

    TEMPO.CO, Jakarta - Penumpang pesawat di Vietnam terpaksa mengalami penundaan penerbangan selama 11 jam karena pilot kehilangan paspor.

    Penerbangan maskapai Korea Selatan T'way Air TW122 yang terbang dari Kota Ho Chi Minh, Vietnam, ke Incheon, Seoul, dijadwalkan lepas landas pada pukul 22.35 pada hari Jumat, tetapi akhirnya lepas landas pada jam 9.40 pada hari Sabtu, menurut laporan Khaleej Times, 19 September 2019.

    Menurut T'way Air, penundaan terjadi karena pilot kehilangan paspornya dan butuh waktu bagi pengangkut untuk mengatur penggantinya.

    Seorang pejabat maskapai mengatakan kepada The Korea Times bahwa penerbangan itu ditunda karena pilot kehilangan paspornya, sehingga aksesnya ke bandara di Kota Ho Chi Minh dibatasi.

    Setelah penundaan itu, maskapai memulai penyelidikan atas masalah ini dan memesan hotel untuk penumpang dan menyediakan sarapan untuk sementara menunggu.

    "Kami saat ini sedang meninjau tindakan disipliner untuk pilot. Kami juga sedang menegosiasikan langkah-langkah kompensasi dengan para penumpang," kata juru bicara T'way mengatakan dalam The Korea Times.

    Baru-baru ini, seorang pilot yang tidak bertugas dengan maskapai easyJet naik pesawat dari maskapai yang sama dan akan terbang dari Manchester ke Alicante untuk liburan. Michael Bradley masuk menggantikan pilot yang kehilangan paspor dan menawarkan diri untuk menerbangkan pesawat untuk menghindari penundaan selama beberapa jam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.