Model Nyaris Dipenjara di Korea Utara karena Curi Topi Tentara

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan pekerja dan mahasiswa menempatkan karangan bungan di patung mantan Pemimpin Korea Utara Kim Il-sung dan Kim Jong-un di Pyongyang, 24 Desember 2017. REUTERS/KCNA

    Puluhan pekerja dan mahasiswa menempatkan karangan bungan di patung mantan Pemimpin Korea Utara Kim Il-sung dan Kim Jong-un di Pyongyang, 24 Desember 2017. REUTERS/KCNA

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang model Brasil nyaris dipenjara di Korea Utara setelah mencuri topi seorang prajurit dan mengambil beberapa foto sensual di sebuah hotel di Pyongyang.

    Liziane Gutierrez, model yang pernah menggugat Chris Brown, selamat dari hukum Korea Utara yang ketat saat mengunjungi Monumen Mansu Hill Grand di Pyongyang, di mana ada patung raksasa Kim Jong-il dan Kim Il-sung, ayah dan kakek pemimpin masing-masing.

    Korea Utara memiliki aturan yang melarang pengunjung memotret patung-patung pemimpin atau mengambil foto narsis atau selfie bersama mereka secara terpisah. Namun Gutierrez, 33 tahun, berpose telanjang di cermin kamar hotelnya, tidak jauh dari monumen.

    Ini bukan satu-satunya tindakan yang bisa membuatnya dipenjara di Korea Utara, kata Gutierrez kepada Mirror, dikutip dari Sputnik, 19 September 2019.

     
     
     
    View this post on Instagram
     
     

    A pic that could cost me 15 yrs in jail in #northkorea why I took? I have no idea ‍

    A post shared by Tierrez (@liziane_gutierrez) on

    Sewaktu mabuk dia pernah mencuri topi tentara saat dia di toilet selama perjalanan kereta api dari Korea Utara ke Cina dan berpose mengenakannya untuk selfie.

    Liziane mengatakan prajurit yang topinya bahkan tidak menyadari apa yang terjadi ketika dia mengembalikannya sebelum dia keluar dari kamar mandi, sementara penumpang lain yang bersamanya di kereta menyebutnya gila.

    "Jika saya sadar, saya tidak akan pernah melakukan itu. Tidak akan pernah," katanya.

    Ketika melewati imigrasi sebelum memasuki Cina, Liziane merasa cemas ketika penjaga perbatasan Korea Utara meminta untuk memeriksa fotonya sebelum dia bisa meninggalkan negara itu.

    "Saya mulai panik karena saya tidak menyadari, sampai saat itu, bahwa semua foto saya, semua yang saya lakukan akan dilihat. Saya sangat gugup karena saya bisa berakhir di penjara. Saya sangat beruntung bahwa mereka tidak memeriksa album yang berisi semua foto yang saya ambil di sana," katanya.

    Model itu menegaskan dia tidak berniat untuk bertindak tidak sopan.

    "Saya mencintai Korea Utara dan pasti akan kembali. Orang-orangnya sangat ramah, minumannya sangat murah, dan dari apa yang saya lihat di Korea Utara itu adalah negara yang sangat baik," katanya.

    Orang asing hanya dapat mengunjungi Korea Utara dengan tur berpemandu, di mana mereka diperlihatkan lokasi yang diperbolehkan untuk wisatawan dan dilarang menjelajahi Korea Utara tanpa ditemani pemandu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.