Malaysia akan Tutup 2.000 Lebih Sekolah karena Kabut Asap

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita melihat gedung pemerintah di Putrajaya, Malaysia, gedung tersebut tertutup kabut asap tebal. Malaysia juga sudah mulai menghitung biaya pengobatan yang harus ditanggung warga dan pemerintah Malaysia setiap tahun karena kabut asap dari Indonesia.

    Seorang wanita melihat gedung pemerintah di Putrajaya, Malaysia, gedung tersebut tertutup kabut asap tebal. Malaysia juga sudah mulai menghitung biaya pengobatan yang harus ditanggung warga dan pemerintah Malaysia setiap tahun karena kabut asap dari Indonesia. "Kami sudah menghabiskan terlalu banyak biaya pengobatan, terutama bagi mereka yang punya masalah pernapasan," kata Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi, Wakil Perdana Menteri Malaysia, seperti dilansir The Star, Minggu, 4 Oktober 2015. Malaysia, 6 Oktober 2015. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Jakarta - Malaysia akan menutup 2.000 lebih sekolah karena terdampak kabut asap kebakaran hutan di Indonesia.

    Total 2.450 sekolah di Selangor, Putrajaya, Kuala Lumpur, Penang, Kedah, Perak, Negri Sembilan dan Sarawak ditutup karena Air Pollutant Index (API) melampaui level 200 pada Rabu.

    Penutupan sekolah mempengaruhi total 1.732.842 siswa, kata Departemen Pendidikan pada Rabu malam, dikutip dari The Star, 19 September 2019.

    Sekolah-sekolah di Kedah, Perak, Negri Sembilan dan Sarawak hanya akan ditutup pada hari Kamis, 19 September. Ssedangkan sekolah-sekolah di Selangor, Putrajaya, Kuala Lumpur dan Penang akan ditutup pada hari Kamis, 19 September, dan Jumat, 20 September.

    Selangor memiliki jumlah sekolah paling banyak ditutup yakni 939, dan juga jumlah siswa terbesar yang terdampak atau 911.874 siswa.

    Dengan 243.972 di total 399 sekolah, Penang memiliki jumlah sekolah terbesar kedua yang ditutup.

    Putrajaya memiliki jumlah sekolah tertutup paling sedikit yakni 25, dan juga jumlah siswa paling sedikit dengan jumlah 27.531.

    Kuala Lumpur akan menutup 296 sekolah, yang berdampak pada 217.657 siswa. Sementara Sarawak akan menutup 373 sekolah, mempengaruhi 157.466 siswa.

    Sebanyak 250 sekolah di Perak dan 124 di Kedah akan ditutup pada Kamis, yang masing-masing meliburkan 88.028 dan 58.241 siswa.

    Sementara itu, Negri Sembilan memiliki jumlah sekolah dari seluruh Malaysia yang ditutup paling sedikit kedua yaitu 53 sekolah akibat kabut asap, yang berdampak pada 28.073 siswa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.