Benjamin Gantz Mantan Panglima Militer Menangkan Pemilu Israel

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan panglima angkatan bersenjata Israel Benjamin Gantz menang tipis dalam pemilu Israel 2019 terhadap pesaing utamanya, Benjamin Netanyahu. [DEFENSE NEWS]

    Mantan panglima angkatan bersenjata Israel Benjamin Gantz menang tipis dalam pemilu Israel 2019 terhadap pesaing utamanya, Benjamin Netanyahu. [DEFENSE NEWS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Benjamin Gantz atau disapa Benny Gantz  yang dikenal kerap menggunakan pendekatan kekerasan terhadap musuh-musuh negara di sektor keamanan telah memenangkan pemilu Israel 2019. 

    Gantz lahir pada 9 Juni 1959 dari seorang ibu kelahiran Hungaria dan bertahan hidup dari kekejian Holocaust dan ayahnya berasal dari Rumania, yang ditangkap oleh pihak berwenang Inggris karena menyelundup masuk Palestina secara ilegal sebelum tiba di Israel.

    Gantz menjadi anggota tentara Israel atau IDF sejak tahun 1977. Ia mengajukan diri sebagai penerjun payung di Brigade Pasukan Terjun Payung. Misi pertamanya sebagai wajib militer muda pada tahun 1977 adalah sebagai bagian dari pasukan pengamanan atas kunjungan Presiden Mesir Anwar Sadat ke Israel. Pada tahun 1979, Gantz menjadi seorang perwira setelah menyelesaikan sekolah calon perwira.

    Gantz merupakan lulusan dari IDF Command dan Headquarters College and the National Security College. Meraih gelar sarjana bidang sejarah dari Universitas Tel Aviv. Meraih gelar master ilmu politik dari Universitas Haifa dan master tambahan di bidang pengelolaan sumber daya alam nasional dari Universitas Pertahanan Nasional di AS.

    Gantz ditunjuk untuk memimpin Shaldag, salah unit operasi khusus angkatan udara Israel paling kuat. Pada 1994, Gantz kembali ke tentara untuk mengomando satu brigade dan divisi di Tepi Barat.

    Selama kariernya, Gantz telah bertugas di sejumlah posisi, termasuk sebagai Komandan Unit Shaldag di Angkatan Udara Israel, Komandan Brigade Pasukan Terjun Payung ke-35, Komandan Divisi Cadangan di Komando Utara, Komandan Unit Penghubung Lebanon, Komandan Divisi Yudea dan Samaria pada tahun 2000.

    Benny Gantz diangkat sebagai panglima angkatan bersenjata Israel tahun 2011 hingga tiga tahun kemudian dan dilanjutkan hingga pensiun tahun 2015. Selama empat tahun menjabat sebagai panglima militer, ia bertanggung jawab atas dua perang di Jalur Gaza.

    Pada Desember 2018, ia mendirikan partai politik baru bernama Partai Ketahanan Israel untuk mengikuti pemilu Israel 2019. Partai itu berkoalisi dengan Telem dan Yesh Atid untuk membentuk Kachol Lavan, yang berarti biru dan putih berdasarkan warna bendera nasional Israel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.