Bungkus Rokok di Thailand Resmi Tanpa Merek dan Logo Warna Warni

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kisah Rumah-rumah Bebas Asap Rokok

    Kisah Rumah-rumah Bebas Asap Rokok

    TEMPO.CO, Jakarta - Bungkus rokok di Thailand mulai hari Selasa, 10 September 2019 tampil tanpa logo atau merek apapun. Bungkus rokok hanya memuat gambar grafik tentang informasi dampak merokok terhadap kesehatan tubuh.

    Thailand pun menjadi negara pertama di Asia yang menerapkan bungkus rokok tanpa merek atau logo apapun, sesuai ketentuan Badan Kesehatan Dunia atau WHO.

    Menurut laporan Channel News Asia, Australia menjadi negara pertama yang menjual rokok tanpa dibungkus merek dan logo berwarna warni pada tahun 2012. Kemudian negara-negara Eropa termasuk Prancis, Hungaria, dan Inggris mengikuti langkah Australia.

    Menurut Prakit Vathesatogkit, wakil kepala LSM bernama Southeast Asia Tobacco Control Alliance, bungkus rokok tanpa merek logo warna warni membuat produk itu kurang menarik untuk pembeli.

    Di Thailand, dampak kesehatan disebabkan meroko sangat besar dan penyakit akibat merokok menjadi kasus utama penyebab kematian.

    Lebih dari 246 juta perokok tinggal di Asia Tenggara. Menurut para aktivis, harga yang murah membuat konsumsi rokok terbesar di dunia ada di kawasan Asia Tenggara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.