Kereta Cepat dan Truk di Jepang Tabrakan, 34 Orang Luka

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta cepat di Jepang dan sebuah truk pengangkut buah-buahan bertabrakan. Sumber: AFP/Jiji Press/channelnewsasia.com

    Kereta cepat di Jepang dan sebuah truk pengangkut buah-buahan bertabrakan. Sumber: AFP/Jiji Press/channelnewsasia.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu tewas dan setidaknya 34 orang mengalami luka-luka setelah sebuah truk dan kereta cepat tabrakan pada Kamis, 5 September 2019. Saat kecelakaan terjadi, kereta cepat itu sedang membawa sekitar 500 penumpang.

    Dikutip dari reuters.com, kecelakaan ini telah menyebabkan truk terbakar dan separuh dari truk itu tergelincir. Kereta itu berjalan di Yokohama, kota terbesar kedua di Jepang, menuju ke tujuan akhir ibu kota Tokyo.

    Jendela kaca di bagian sopir dan tiga dari total delapan gerbong kereta tergelincir. Rekaman video yang beredar memperlihatkan bagian kepala kereta terpelintir sangat parah.     

    “Suara kaca pecah sangat keras. Ketika saya tahu apa yang terjadi, gerbong sudah terpental,” kata seorang penumpang saat diwawancara stasiun televisi NHK.

    Kereta cepat dan sebuah truk pengangkut buah-buahan di Jepang tabrakan. Sumber: REUTERS/Issei Kato

    Sopir truk diketahui seorang laki-laki, 60 tahun. Truk itu membawa buah-buahan dan remuk seketika saat tabrakan terjadi. Tak lama kemudian, truk terbakar. Kotak buah-buahan seperti jeruk dan buah lemon berhamburan dilokasi kejadian.    

    Sumber di pemadam kebakaran mengatakan seorang perempuan mengalami luka serius sedang sisanya mengalami luka ringan.

    Perusahaan kereta cepat Keikyu Corp menjelaskan masinis menekan sejumlah rem ketika dia melihat truk melintasi, namun upaya itu tidak bisa berhenti tepat pada waktunya. Sedangkan seorang penumpang menceritakan dia mendengar peluit kereta dibunyikan sebelum akhirnya dia merasakan kereta bertabrakan. Otoritas berwenang, termasuk Kementerian Transportasi Jepang mengatakan pihaknya sedang menginvestigasi penyebab kecelakaan ini dan belum bisa memberikan keterangan detail.    


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.