Main Video Games di Ponsel, Perempuan di Cina Kena Glaukoma

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ponsel. Sumber: Usplash/dangold/asiaone.com

    Ilustrasi ponsel. Sumber: Usplash/dangold/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan di Cina, 29 tahun didiagnosa mengalami glaukoma setelah kecanduan main video games di ponsel pintarnya. Glaukoma adalah kerusakan saraf mata yang menyebabkan gangguan penglihatan dan kebutaan.

    Dikutip dari asiaone.com, Rabu, 4 September 2019, identitas perempuan itu tidak dipublikasi. Glaukoma yang dialaminya setelah dia menggunakan ponsel pintarnya untuk bermain video games hampir setiap malam sebelum tidur. Secara bertahan, perempuan itu bermain hingga dini hari atau menjelang pagi.

    Ilustrasi cahaya ponsel dapat merusak retina. amazonaws.com

    Setelah sering terlambat tidur karena main video games, perempuan itu mulai mengalami kesulitan membuka matanya karena matanya terasa sangat perih setiap kali hendak dibuka. Setelah mengalami kondisi seperti ini, perempuan itu sempat menahan diri untuk tidak bermain sampai larut pagi selama beberapa hari dan menggunakan penutup mata uap untuk mengobati matanya. Namun hal ini tampaknya sudah terlambat.  

    Perempuan itu melihat matanya sudah sangat merah. Dokter pun mengkonfirmasi dia telah mengalami glaukoma.   

    Zhu, dokter di rumah sakit yang menangani kasus ini menjelaskan paparan berkepanjangan mata terhadap perangkat seluler atau ponsel di kegelapan bisa menyebabkan mata kering, mengalami pembengkakan dan kelelahan. Zhu memperingatkan, memaksa mata melihat ponsel dalam kondisi gelap bisa menyebabkan kontraksi pada otot ciliary mata yang berdampak pada kerusakan saraf optik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.