Penembakan di Texas, 5 Orang Tewas dan 21 Terluka

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 4 Orang Tewas dan 21 Orang Terluka dalam Penembakan di kompleks bioskop di Odessa, Texas, AS. [ABC NEWS]

    4 Orang Tewas dan 21 Orang Terluka dalam Penembakan di kompleks bioskop di Odessa, Texas, AS. [ABC NEWS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Penembakan di Texas, Amerika Serikat  yang dilakukan seorang pria kulit putih bersenjata senapan telah menewaskan 5 orang dan melukai sekitar 21 orang termasuk polisi dan anak-anak.

    Penembakan membabi buta yang terjadi di kompleks bioskop Cinergy di Odessa, terjadi pada Sabtu sore, 31 September 2019 bertepatan dengan hari libur buruh. 

    Menurut laporan CNN dan Reuters, pria berusia sekitar 30 tahun keluar dari mobil yang diberhentikan di pinggi jalan, lalu menembak polisi.

    Kemudian pelaku berjalan ke arah orang-orang yang berjalan di sekitar kompleks bioskop dan menembaki mereka secara membabi buta.

    Pelaku yang disebut sudah dikenali identitasnya oleh polisi, meninggalkan mobilnya dan mencuri truk untuk melarikan diri.

    Kontak senjata terjadi antara pelaku dan aparat kepolisian yang berakhir dengan tewasnya pelaku.

    Seorang saksi bernama Alex Woods merekam baku tembak polisi dan tersangka di luar kompleks bioskop Cinergy.

    "Saat kami baru saja tiba lima menit sebelum penembakan dimulai, saya tidak punya pertanda bahwa pelaku ada di sana," kata Woods kepada CNN.

    "Polisi ada di mana-nama dan ada sejumlah orang di belakang bioskip sedang berjalan kai di halaman dan berikutnya anda tahu terjadi rentetan tembakan," ujar Woods.

    Penembakan di Texas ini telah menewaskan 5 orang tewas dan 21 orang terluka termasuk 3 aparat polisi dari Departemen Keselamatan Publik di Odessa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.