Mau Romantis ke Istri, Laki-laki Ini Malah Terancam Penjara

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penumpang di bandara. AP/Dita Alangkara

    Ilustrasi penumpang di bandara. AP/Dita Alangkara

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang laki-laki di Singapura tak pernah menyangka tindakan romantisnya pada sang istri di bandara akan berujung petaka. Kisahnya viral agar menjadi pelajaran bagi banyak orang yang sedang dimabuk asmara.

    Dikutip dari mirror.co.uk, Sabtu, 31 Agustus 2019, identitas laki-laki tersebut tidak dipublikasi. Dia diketahui melakukan tindakan romantis dengan membeli sebuah tiket pesawat supaya bisa melewati keamanan bandara Changi di Singapura dan bisa mengantarkan istrinya yang hendak terbang sampai ke gerbang bandara yang terakhir.

    Seorang suami ingin romantis pada istrinya, namun yang terjadi dia terancam penjara. Sumber: Facebook/mirror.co.uk

    Langkah laki-laki tersebut rupanya masuk kategori tindakan ilegal karena dia tidak berencana terbang bersama istrinya. Undang-undang di Singapura menyatakan setiap area keamanan di bandara hanya diperuntukkan bagi para pelancong yang akan terbang lengkap dengan boarding pass. Walhasil, mereka yang tidak akan terbang, jika masuk area keamanan bandara akan dianggap telah melakukan tindakan ilegal.

    Laki-laki yang hendak melakukan tindakan romantis itu, tampaknya tak tahu dengan aturan tersebut. Dia sekarang terancam membayar denda £11,000 atau Rp 190 juta dan penjara hingga dua tahun.

    Sayangnya, insiden romantis berujung petaka seperti ini bukan pertama kali terjadi di Bandara Changi. Kepolisian Singapura mengatakan lebih dari 33 orang telah ditahan untuk kasus serupa sepanjang 2019 ini. Beberapa dari mereka ada yang ditahan, ada yang membeli tiket pesawat hanya supaya bisa masuk area belanja di bandara yang bebas pajak.        


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Keunggulan Bahan Bakar Campuran Biodiesel B30 Saat Uji Coba

    Biodiesel B30 akan diluncurkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Desember 2019. Ini hasil B30 yang berbahan solar campur minyak kelapa sawit.