Duta Besar Hajriyanto Beri Surat Kepercayaan ke Presiden Lebanon

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dubes RI Hajriyanto Y. Thohari (kanan) menyerahkan letter of credentials (surat kepercayaan) kepada Presiden Lebanon, Michel Aoun, di Istana Presiden Beittedine, selasa (27/8/2019) waktu setempat. sumber: dokumen KBRI Lebanon

    Dubes RI Hajriyanto Y. Thohari (kanan) menyerahkan letter of credentials (surat kepercayaan) kepada Presiden Lebanon, Michel Aoun, di Istana Presiden Beittedine, selasa (27/8/2019) waktu setempat. sumber: dokumen KBRI Lebanon

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar RI Hajriyanto Y. Thohari menyerahkan letter of credentials (surat kepercayaan) kepada Presiden Lebanon, Michel Aoun, di Istana Presiden Beittedine, Selasa, 27 Agustus 2019, waktu setempat. Penyerahan surat kepercayaan ini menandai dimulainya aktivitas penuh Hajriyanto sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Republik Lebanon.

    Lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan dalam upacara resmi penyerahan surat kepercayaan / kredensial Duta Besar Hajriyanto ke Presiden Aoun. Presiden Michel Aoun menyampaikan salam hangat kepada Duta Besar Hajriyanto dan mendukung sepenuhnya hubungan baik Indonesia - Lebanon khususnya peningkatan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan.

    Dalam kesempatan penyerahan surat kepercayaan tersebut, Duta Besar Hajriyanto menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Presiden Lebanon atas penerimaannya. Duta Besar Hajriyanto berkomitmen akan berupaya dan bekerja keras untuk meningkatkan hubungan kerja sama antara kedua negara.

    Selain Dubes Hajriyanto, Presiden Aoun juga menerima letter of credentials dari delapan Duta Besar Negara lainnya yang bertugas di Lebanon, yaitu ; Venezuela, Peru, Bosnia Herzegovina, Guatemala, Portugal, India, New Zealand dan Georgia.

    Duta Besar Hajriyanto adalah mantan Wakil Ketua MPR RI periode 2009-2014. Sedangkan Lebanon adalah negara ketiga yang mengakui kemerdekaan Indonesia atau tepatnya 29 Juli 1947 pada masa pemerintahan Presiden Bechara el Khoury.

    Hubungan diplomatik Indonesia - Lebanon telah dirintis sejak tahun 1950-an dengan mengakreditasikan Duta Besar Rl di Kairo, Mesir untuk merangkap sebagai Duta Besar Lebanon. Namun pada 1996 Indonesia resmi mendirikan kantor Kedutaan Besar di Beirut, Lebanon.

    Lebanon saat ini telah menjadi salah satu pasar non tradisional bagi produk-produk Indonesia. Catatan KBRI memperlihatkan, total perdagangan bilateral Indonesia - Lebanon pada 2018 adalah USD 117 juta, dengan 98% surplus bagi Indonesia. Angka tersebut Naik sekitar 7% dari tahun 2017. Sedangkan jumlah wisatawan asal Lebanon yang pelesiran ke Indonesia pada 2018 sekitar 5.228 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.