Pengusaha Pro Beijing Pimpin Macau, Anti Unjuk Rasa ala Hong Kong

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin eksekutif kota Macau, Ho Iat-seng jadi satu-satunya kandidat pemenang dalam pemilihan pemimpin eksekutif kota judi terbesar di Cina. [SOUTH CHINA MORNING POST]

    Pemimpin eksekutif kota Macau, Ho Iat-seng jadi satu-satunya kandidat pemenang dalam pemilihan pemimpin eksekutif kota judi terbesar di Cina. [SOUTH CHINA MORNING POST]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha dan mantan ketua parlemen, Ho Iat-seng terpilih sebagai pemimpin eksekutif Macau, pusat perjudian terbesar di Cina dan dunia.

    Ho pada hari Minggu, 25 Agustus 2019 memenangkan 392 dari 400 suara komisi pro-Beijing untuk memimpin Macau selama 5 tahun ke depan. 

    Ho pun menjadi satu-satunya kandidat yang maju dalam pemilihan pemimpin kota Macau.

    Pria usia 62 tahun ini, merupakan sosok yang dikenal dekat dengan Beijing. Selama kepemimpinanya, Ho menyatakan tidak akan ada aksi demonstrasi menentang Cina seperti terjadi saat ini di Hong Kong.

    Sebagaimana dilaporkan South China Morning Post, begitu hasil pemilihan diumumkan, Ho mengatakan dirinya mengamankan kemakmuran dan stabilitas sosial kota Macau.

    Ho kepada wartawan mengatakan, kebebasan dan HAM di Macau dilindungi oleh hukum. Ho mendukung sistem pemerintahan satu negara dengan dua sistem yang berlaku di Hong Kong dan Macau. 

    Kepada generasi muda, pemimpin eksekutif Macau yang baru terpilih ini meminta mereka tidak terpengaruh dengan para demonstran di Hong Kong dan mendukung langkah-langkah memperkuat patriotisme di Macau. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.