Yunani - Indonesia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar RI untuk Yunani, Ferry Adamhar, kanan, melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Yunani. Sumber: dokumen KBRI Athena, Yunani

    Duta Besar RI untuk Yunani, Ferry Adamhar, kanan, melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Yunani. Sumber: dokumen KBRI Athena, Yunani

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Rl untuk Yunani, Ferry Adamhar melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Yunani bidang Diplomasi Ekonomi dan Keterbukaan, Konstantinos Fragkogiannis pada Kamis, 22 Agustus 2019. Fragkogiannis adalah birokrat sekaligus pebisnis yang telah mengenal baik mengenai Indonesia.

    Kedutaan Besar RI di Athena, Yunani, dalam keterangannya menjelaskan kunjungan Duta Besar Ferry itu untuk mendalami kebijakan pemerintahan Yunani yang baru mengenai Indonesia. Yunani pada 7 Juli menyelenggarakan pemilu dan saat ini dipimpin oleh pemerintahan yang baru Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis.

    Perdana Menteri Mitsotakis fokus pada peningkatan penguatan kerja sama dengan negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Mitsotakis juga ingin memperkuat diplomasi ekonomi.

    Duta Besar RI untuk Yunani, Ferry Adamhar, kanan, melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Yunani. Sumber: dokumen KBRI Athena, Yunani

    Dalam pertemuannya dengan Wamenlu Fragkogiannis, Duta Besar Ferry menemukan adanya kesamaan karakteristik Indonesia dan Yunani sebagai negara kepulauan dengan sektor bahari menjadi sektor unggulan keduanya. Persamaan ini telah mendorong keduanya untuk serius menjajaki peluang kerja sama di bidang pembangunan kapal, penanganan kecelakaan kapal, wisata kemaritiman dan energi terbarukan.

    Keduanya pun melihat ada peluang kerja sama bidang pengelolaan pelabuhan dan logistik kemaritiman, pengembangan sumber daya manusia di bidang maritim, perlindungan lingkungan dan langkah-langkah dalam mengatasi penangkapan ikan ilegal. Fragkogiannis dan Ferry sangat yakin kedua belah pihak dapat membangun kerjasama yg konstrukstif dan saling menguntungkan dengan memperhatikan posisi strategis masing-masing negara.

    "Apabila dapat diibaratkan, saya melihat Indonesia adalah Mediteranian-nya Asia tenggara, dengan anugrah lokasi yang sangat strategis dan memiliki peluang besar sebagai negara maritim yang kuat di kawasan", ungkap Fragkogianni.

    Kedepannya akan lebih digiatkan upaya Yunani untuk masuknya barang-barang dan komoditas Indonesia ke Eropa dan negara-negara kawasan Mediterania. Pada sisi lain Indonesia dapat menjadi tempat mendaratnya produk-produk unggulan Yunani memasuki pasar Asia Tenggara dan sekitarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.