Presiden Erdogan Pastikan Berkunjung ke Indonesia Tahun 2020

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Recep Tayyib Erdogan di istana kepresidenan Kulliyesi, 23 Agustus 2019. [KBRI TURKI]

    Duta besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Recep Tayyib Erdogan di istana kepresidenan Kulliyesi, 23 Agustus 2019. [KBRI TURKI]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan memastikan untuk memenuhi undangan presiden Joko Widodo, Jokowi, untuk berkunjung ke Indonesia pada triwulan pertama tahun 2020.

    Saat bertemu di Osaka beberapa waktu lalu, Brother Widodo mengingatkan saya mengenai undangan beliau kepada saya untuk berkunjung ke Jakarta. Karena itu saya rencanakan akan berkunjung pada triwulan pertama tahun 2020," kata Duta Besar RI untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal mengutip pernyataan presiden Erdogan dalam pernyataan persnya, 24 Agustus 2019.

    Dubes Iqbal menjelaskan, presiden Erdogan menyatakan kepastian berkunjung ke Indonesia dalam diskusi interaktif selama sekitar satu jam setelah penyerahan surat kepercayaan dari presiden Jokowi di istana kepresidenan Kulliyesi, 23 Agustus 2019.

    Presiden Erdogan kemudian meminta Dubes Iqbal melakukan komunikasi secara intensif dengan Jubir Kepresidenan dan sejumlah penasehat beliau untuk memastikan tanggal dan menyiapkan program kunjungan tersebut.

    Presiden Jokowi terakhir melakukan kunjungan kenegaraan ke Turki pada 2017. Tidak sebagaimana layaknya penyambutan kenegaraan bagi kepala negara lain yang berkunjung, kunjungan Presiden Jokowi waktu itu bukan hanya disambut oleh Pasukan Kepresidenan (Presidential Guard) tapi juga oleh barisan pasukan yang mengenakan seragam tentara Ottoman. Presiden Erdogan terakhir melakukan kunjungan ke Jakarta pada tahun 2015.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.