Tolak Berikan Kursi ke Lansia, Penumpang Kereta di Cina Diancam

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang kereta perempuan di Cina diancam oleh penumpang lansia laki-laki karena menolak memberikan kursi. Sumber: Weibo/asiaone.com

    Penumpang kereta perempuan di Cina diancam oleh penumpang lansia laki-laki karena menolak memberikan kursi. Sumber: Weibo/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan penumpang kereta di Changsha, Provinsi Hunan, Cina, diancam dan ditarik keluar dari tempat duduknya setelah dia menolak memberikan kursinya ke penumpang lansia laki-laki.

    Insiden ini terjadi pada Selasa, 20 Agustus 2019, sekitar pukul 6 sore dan seorang penumpang bernama marga Jin, merekam kejadian ini dan membagikannya ke Xiaoxiang Morning Post. Kereta itu bertujuan Stasiun Nanhu.

    Dalam rekaman terlihat, penumpang lansia laki-laki berkaos kuning dan kaca mata terdengar mengomel pada penumpang perempuan bermarga Fang di kereta yang sedang penuh.

    "Tidak masalah bagi saya memberikan kursi ini pada Anda karena Anda sudah tua, tetapi apakah kursi ini ada namanya (bangku prioritas)?" kata Fang, dikutip dari Asiaone.com, Kamis, 22 Agustus 2019.

    Lansia laki-laki itu lantas kesal dengan ucapan Fang. Dia mengatakan kursi itu memang tidak ada namanya, tetapi dia perlu duduk. Lansia laki-laki itu mengucapkan kalimat tersebut sambil menarik Fang keluar dari kursi kereta dan segera mendudukinya. Sambil menodongkan payung yang dipegangnya, lansia laki-laki itu mengancam akan memukul perempuan itu sampai mati.

    Xiaoxiang Morning Post menuliskan, lansia laki-laki itu lalu ditahan oleh penumpang lain di kereta tersebut ketika dia mencoba memukul Fang. Lansia itu sangat geram dengan menuding Fang punya perilaku yang tidak masuk akal.

    "Siapa yang tidak masuk akal? Apakah kamu tidak tahu perempuan juga punya hari-hari yang tidak menyenangkan?" balas Fang.

    Dalam akhir rekaman, penumpang perempuan di samping Fang mengatakan memberikan tempat duduk di transportasi umum seharusnya pilihan bagi seorang penumpang.

    Fang pada Selasa malam, 20 Agustus 2019, melaporkan kasus ini ke pos polisi, di mana insiden ini akhirnya diinvestigasi. Kepada wartawan, Fang mengatakan dia keberatan memberikan kursi kereta yang didudukinya kepada lansia laki-laki itu karena sedang menstruasi dan tidak enak badan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.