Buaya Fidel Castro Gigit Pria Saat Pesta di Swedia

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Buaya Kuba yang tinggal di Akuarium Skansen di Stockholm.[Fredriksam / YouTube / The Independent]

    Buaya Kuba yang tinggal di Akuarium Skansen di Stockholm.[Fredriksam / YouTube / The Independent]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria dirawat di rumah sakit setelah digigit buaya yang dulunya milik mendiang pemimpin Kuba Fidel Castro.

    Pria yang terluka itu menghadiri pesta udang karang, sebuah perayaan tradisional Swedia di mana udang karang dimakan di Skansen Aquarium Stockholm, ketika lengannya digigit oleh buaya.

    Pria itu berpidato sambil berdiri di atas batu di area khusus. "Dia meletakkan lengannya di atas penghalang kaca, yang tingginya sekitar dua meter. Salah satu buaya Kuba melihatnya dan datang, dan langsung melompat dan menggigit lengan bawahnya," Jonas Wahlström, pemilik Akuarium Skansen, dikutip dari CNN, 22 Agustus 2019.

    "Untungnya ada tiga dokter medis di pesta itu, jadi mereka merawatnya dan menghentikan darahnya, ambulans datang dan membawanya ke rumah sakit," tambahnya.

    Korban menderita luka pada lengan dan tangannya. "Buaya melonggarkan cengkeramannya setelah 10 detik," tambah Wahlström.

    Pria yang berusia pertengahan 70-an menurut polisi, menghadiri pesta pribadi di Skansen Aquarium, bagian dari kebun binatang di pulau Djurgarden di Stockholm, ketika insiden itu terjadi.

    "Dia memegang lengannya di sisi yang salah dari kaca keamanan dan kemudian digigit oleh salah satu buaya," kata petugas polisi Mikael Pettersson kepada kantor berita Swedia TT, dikutip dari The Local.

    Pria itu dibawa ke rumah sakit dengan ambulans, dan kondisinya dilaporkan stabil.

    "Dia sangat diperban ketika kami tiba di tempat kejadian," kata Pettersson.

    Reptil itu adalah salah satu dari dua buaya Kuba yang awalnya diberikan kepada kosmonot Rusia oleh Castro pada 1970-an.

    Kosmonot membawa buaya Fidel Castro dari Kuba kembali ke Moskow, dan akhirnya dibawa ke Swedia oleh Wahlstrom.

    MEIDYANA ADITAMA WINATA | CNN | THE LOCAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.