Perdana Menteri Mundur, Presiden Italia Minta Waktu Konsultasi

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Italia Sergio Mattarella. Sumber: wikipedia

    Presiden Italia Sergio Mattarella. Sumber: wikipedia

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Italia Sergio Mattarella menerima pengunduran diri Perdana Menteri Giuseppe Conte, Selasa, 20 Agustus 2019 waktu setempat. Mattarella meminta waktu untuk berkonsultasi dengan para ketua partai pada Rabu, 21 Agustus 2019 guna mencari solusi bagi krisis politik di negaranya.

    Mattarella meminta agar Conte tetap melanjutkan tugas-tugasnya selama selama diskusi mencari solusi ini berjalan. Rencananya, pertemuan dengan para ketua partai seluruh Italia dimulai sekitar pukul 16.00 dan menargetkan sudah mendapat keputusan pada Kamis sore, 22 Agustus 2019.

    Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte, memutuskan mengundurkan diri. Sumber: Washington Square News

    Mattarella sangat berharap bisa melihat apakah ada kemauan politik untuk membentuk pemerintahan baru. Sebab jika tidak, maka ia harus membubarkan parlemen, 2 tahun lebih cepat dari jadwal, dan mengadakan pemilu dini.

    Perdana Menteri Conte mengundurkan diri setela menuding Menteri Dalam Negeri Italia Matteo Salvini membuat koalisi partai berkuasa tenggelam dan membahayakan perekonomian negara demi kepentingan pribadi dan politiknya. Perdana Menteri Conte juga menuduh Partai Liga sayap kanan yang diketuai Salvini berorientasi uang demi menaikkan popularitasnya.

    Tuduhan itu dilontarkan ketika pada 8 Agustus 2019, Salvini mendeklarasikan aliansinya dengan kelompok anti-kemapanan, yakni Gerakan Lima Bintang, berakhir. Dia pun menyerukan agar dilaksanakan pemilu, meski dia belum mampu membuktikan adanya kesalahan politik. Tindakan Salvini pun dituding hanya membuka pintu bagi para rival-rivalnya.

    REUTERS MEIDYANA ADITAMA WINATA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.